December 30, 2011

Ditepi Telaga Cinta

Ditepi Telaga Cinta
Karya : Iva Mairisti
Kategori: Puisi Cinta

Ditepi telaga cinta
aku menunggumu, menunggu kebersamaan
aku berharap akan hadirmu
waktu demi waktu terus berlalu
hingga menjadi sebuah penantian panjang
penantian untuk bahagia



aku kuatkan hati ini
aku tegarkan jiwa ini
mempertahankan suatu cinta
asa janganlah hilang
teruslah tertanam didalam diri


dia entah kemana
bak hilang di telan bumi
tampakkanlah cintamu
hadirlah membawa rindu
aku harap suatu pertanda


gundah menyelimuti diri
maraklah api kekesalan
jangan sampai semua membara
rasa cinta mengalahkan semua
biarkan api hanyut bersama air telaga cinta......

December 29, 2011

Negara Terkecil dan Negara Terbesar di Dunia

Negara terkecil didunia, mungkin bisa diperkirakan hanya sebesar sebuah kota bahkan lebih kecil. Bayangkan saja, negara itu terletak didalam sebuah kota. Negara terbesar didunia, jika diperkirakan luas negara tersebut sekitar dua kali lipat luas Asia Tenggara. Negara apakah itu???

Negara Terkecil di Dunia

Kota Vatikan bukanlah sekadar sebuah kota, melainkan sebuah negara merdeka dan berdaulat. Negara vatikan merupakan negara terkecil dibenua Eropa, bahkan negara terkecil didunia. Luas wilayah negara Vatikan hanya 44 hektar atau sekitar 0,44 km² dengan jumlah penduduk sekitar 800 orang. Dan tidak memiliki perairan sama sekali. Jika kita bayangkan negara itu hanya sebesar kebun sawit Pak Joko. Hahahaha

Negara Vatikan berada di Eropa Selatan, tepatnya berada ditengah-tengah kota Roma, ibu kota negara Italia. Seluruh wilayah negara Vatikan berbatasan langsung dengan Roma (italia). Bisa disimpulkan bahwa negara Vatikan merupakan sebuah negara yang terletak di dalam sebuah Kota, yaitu Roma.

Negara Terbesar di Dunia


Rusia merupakan negara terbesar didunia. Rusia termasuk bekas negara bagian Uni Soviet. Luas daratan Rusia yaitu 16.995.800 km² dan luas perairan 79.400 km². Sehingga luas wilayah Rusia lebih kurang 17.075.200 km². Jika kita bandingkan dengan luas Asia Tenggara yaitu: 9.877.137 km², bisa kita simpulkan Luas wilayah Rusia hampir mencapai dua kali lipat Luas Asia Tenggara. Rusia ada yang masuk Benua Eropa dan juga Benua Asia. Wilayah sebelah utara sampai ke Samudera Arktik. Wilayah sebelah timur sampai ke Selat dan Laut Beriing, yaitu perbatasan Amerika Utara. Wilayah sebelah selatan sampai ke perbatasan daratan Mongolia dan Cinaa. Wilayah sebelah barat sampai ke perbatasan negara Finlandia. Melihat luas wilayah negara Rusia tersebut, tidak perlu heran jika Rusia memiliki Cuaca yang berbeda. Kita dapat membeku kedinginan di wilayah Rusia sebelah utara. Sebaliknya, kita dapat kepanasan, kering kerontang di wilayah Rusia sebelah Selatan. Ibu kota Rusia adalah Moskow.

December 28, 2011

Siapa Pembuat Peta Pertama Kali ..???

Peta pertama kali di dunia berbentuk kepingan tanah liat yang dibakar (seperti keramik) terdapat di Mesir kira-kira lebih dari 4000 tahun yang lalu. Pada waktu itu, para pemilik tanah memberi batas-batas tanah mereka dengan bantuan peta. Namun, mereka merasa kesulitan jika membuat gambaran letak suatu tempat yang jauh secara cermat karena bumi itu bulat. Para ahli astronomi banyak membantu para pembuat peta sebab dalam pembuatan peta tersebut menyangkut ukuran dan bentuk bumi.

Seorang Yunani bernama Erathosthenes, kelahiran tahun 276 sebelum Masehi, melukiskan jarak sekeliling bumi yang telah mendekati kebenaran. Metodenya telah memungkinkan orang untuk pertama kali dapat  menghitung jarak dari utara ke selatan secara tepat.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Hipparchus mengemukakan agar peta bumi itu di  bagi-bagi sama, dengan perantaraan garis khayal berupa garis lintang dan garis bujur. Letak garis-garis tersebut hendaklah berdasarkan pengetahuan yang telah diperoleh dari hasil penyelidikan benda-benda langit.

Ptolomeus, pada abad ke-2 masehi, berhasil membuat bentuk peta yang lebih maju dengan garis-garis yang membagi-bagi jarak dalam garis lintang dan garis bujur. Bukunya tentang pengetahuan ilmu bumi merupakan buku pegangan dimana-mana hingga penemuan Benua Amerika.

Penemuan benua Amerika oleh Kolombus dan penemuan-penemuan benua lain semakin menambah minat orang membuat peta. Kumpulan peta pertama diterbitkan oleh Abraham Ortelius dari Antwerpen pada tahun 1570. Pelopor pembuat peta modern adalah Geradus Mercator. Ia membuat peta dunia dan bola bumi, semua garis digambar lurus. Padahal, sebelumnya garis-garis pada peta bumi bengkok-bengkok. Dengan begitu, memungkinkan orang menarik garis lurus antara dua buah tempat dan memberi arah yang sebenarnya sesuai dengan petunjuk kompas. Peta semacam itu disebut "proyeksi". Ia mengalihkan (memproyektir) permukaan bumi ke atas permukaan peta yang berbentuk datar.

Sumber: Buku Ilmu Pengetahuan Sosial 6.2002.Klaten: Intan Pariwara

December 27, 2011

Sungai Batang Kuantan Meluap, Desa Ku Banjir Lagi

Kemarin (26/12.2011), Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau Indonesia meluap lagi. Hal ini mengakibatkan banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Untuk Kecamatan Kuantan Tengah yaitu desa sawah, desa seberang taluk, desa pulau aro, desa pulau kedundung, desa kopah dan desa lainnya yang berada di pinggiran sungai kuantan. Beberapa posko sudah di buat untuk penanganan korban banjir, salah satunya posko banjir di taman jalur.

Saya akan bercerita sedikit tentang perjalanan saya dari Pekanbaru ke Teluk Kuantan. Saya berangkat (26/12) dari Pekanbaru pukul 15:00 WIB dan tiba di Teluk Kuantan pukul 17:45 WIB (maklum supirnya kebut2an). Tidak disangka, ternyata tidak ada akses jalan darat menuju desa kelahiran saya Desa Pulau Aro, Teluk Kuantan. Karena hari mulai gelap, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di rumah teman.

Tadi pagi, (27/12) tepatnya pukul 07:30 WIB orang tua saya datang menjemput dengan menggunakan perahu. Akhirnya saya pun sampai di Desa Pulau Aro. Jejak air masih terlihat di dinding rumah. Bentuk rumah di Desa Pulau Aro ini memang dibangun dengan 2 tingkat. Walaupun suatu rumah berbentuk sederhana, tetapi pasti rumah tersebut memiliki 2 tingkat. Hal ini memang sudah dipersiapkan untuk menghadapi banjir tahunan yang mungkin saja terjadi. Bisa diperkirakan saat malam tadi air mencapai puncak ketinggian lebih kurang 50 cm atau setinggi pinggang orang dewasa.

Disini terlihat keramaian, hal ini dikarenakan banyak warga yang menikmati momen banjir ini untuk bermain perahu. Memang tidak ada yang bisa dilakukan, dan kebetulan sekolah sedang liburan semester. Tetapi banyak juga warga yang tetap bekerja dengan berjualan kepasar menggunakan perahu. Saat saya menulis artikel ini, air sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan rumah masing-masing namun cuaca masih mendung dan sedikit gerimis.

LIHAT FOTONYA












December 18, 2011

Kota Jalur, Teluk Kuantan (Pacu Jalur)

Saat saya menulis artikel ini, saya benar-benar merasa rindu terhadap kampung halaman saya. Dan karena kerinduan itu pula saya menulis artikel ini. Bagaimana tidak, sudah 4 bulan saya tidak pulang ke Teluk Kuantan, tepatnya di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Padahal saya sekarang berada dari jarak yang tidak begitu jauh dari sana, tepatnya saya sekarang berada di Pekanbaru, Riau sekitar 160 km dari Teluk Kuantan. Sungguh keterlaluan dengan jarak yang hanya 3 jam saja, saya tidak pulang selama 4 bulan. Saya memiliki alasan yang kuat, saya harus kuliah dan mencari sebanyak-banyaknya pengalaman. Apapun  akan saya lakukan demi masa depan.

Sekarang saya akan menjelaskan salah satu tradisi khas Teluk Kuantan yaitu Pacu Jalur. Kalau bisa saya jelaskan gambaran saat menjelang pacu jalur, mungkin kota Teluk Kuantan yang paling indah, bersih dan nyaman. Sehari menjelang Pacu Jalur diadakan, wisma, penginapan, dan hotel mulai dipenuhhi pengunjung. Pengunjung biasanya berasal kota-kota lain di Riau, tapi sobat semua jangan salah, tidak sedikit juga pengunjung yang berasal dari luar Riau, seperti Sumatera Barat, Jambi, dan tak tanggung-tanggung banyak juga turis mancanegara. Beberapa tahun yang lalu ada beberapa jalur yang diutus atas nama Malaysia dan Singapura. Namun, belakangan ini tampaknya mulai berkurang. Dikarenakan jadwal pelaksanaan acara yang tidak lagi sesuai jadwal. Jika menurut pendapat saya, hal itu juga diakibatkan pacu jalur belum terpublikasikan dengan baik. Langsung saja saya jelaskan bagaimana rincinya.

Sejarah Pacu Jalur
Di awal abad ke-17, jalur merupakan alat transportasi utama warga desa di Rantau Kuantan, yakni daerah di sepanjang Sungai Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu hingga Kecamatan Cerenti di hilir. Saat itu memang belum berkembang transportasi darat. Akibatnya jalur itu benar-benar digunakan sebagai alat angkut penting bagi warga desa, terutama digunakan sebagai alat angkut hasil bumi, seperti pisang dan tebu, serta berfungsi untuk mengangkut sekitar 40 orang.

Kemudian muncul jalur-jalur yang diberi ukiran indah, seperti ukiran kepala ular, buaya, atau harimau, baik di bagian lambung maupun selembayung-nya, ditambah lagi dengan perlengkapan payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang) serta lambai-lambai (tempat juru mudi berdiri). Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan fungsi jalur menjadi tidak sekadar alat angkut, namun juga menunjukkan identitas sosial. Sebab, hanya penguasa wilayah, bangsawan, dan datuk-datuk saja yang mengendarai jalur berhias itu.

Baru pada 100 tahun kemudian, warga melihat sisi lain yang membuat keberadaan jalur itu menjadi semakin menarik, yakni dengan digelarnya acara lomba adu kecepatan antarjalur yang hingga saat ini dikenal dengan nama Pacu Jalur. Pada awalnya, pacu jalur diselenggarakan di kampung- kampung di sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam.

Namun, seiring perkembangan zaman, akhirnya Pacu Jalur diadakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu Pacu Jalur diadakan sekitar bulan Agustus.  Dapat digambarkan saat hari berlangsungnya Pacu Jalur, kota Jalur bagaikan lautan manusia. Terjadi kemacetan lalu lintas dimana-mana, dan masyarakat yang ada diperantauan akan terlihat lagi, mereka akan kembali hanya untuk menyaksikan acara ini. Biasanya jalur yang mengikuti perlombaan, bisa mencapai lebih dari 100.

Lihat foto-fotonya dibawah ini..!

Foto Festival Pacu Jalur



















Lihat videonya juga ya...!!!
Video Festival Pacu Jalur











Sobat blogger sudah liatkan?? Sorak sorai penonton dan suara percikan kembang api yang membuat suasana semakin meriah. Adakah sobat blogger yang berminat berkunjung ke kota kami...???

December 16, 2011

Kata-kata Gombal

Kata-kata Gombal
Berdasarkan pantuan mata ane neh, pada zaman sekarang lagi nge trend banget tuh bergombal ria. Ya apa salahnya kita sharing kata-kata gombalnya. Ya mungkin aja ada sobat blogger semua yang mau coba bergombal ria juga. Hahaha. Iseng-iseng coba-coba juga deh kata-kata gombalnya. yuk mari disimak. Tapi sebelumnya, untuk yang tidak berminat, diharapkan untuk tidak melanjutkan membaca. Dan untuk yang ngotot juga pengen baca, mari disimak...!!!!

  • 1

Cowok:   kamu jangan keluar malam ya…!!
Cewek:   Kenapa?
Cowok:   Soalnya kalau kamu keluar malam, bintang-bintang tuh jadi gak indah lagi..!!
Cewek:   iihh kamu kok gitu sich??
Cowok:   bukan apa-apa, soalnya keindahan kamu mengalahkan keindahan bintang-bintang itu…


  • 2
Cowok:   Aku boleh minta foto kamu gak??
Cewek:   Emang buat apa??
Cowok:   Soalnya aku pengen nunjukin sama teman2 aku, kalau bidadari itu benar2 ada…
Cewek: 


  • 3
Cowok:   Beibh kita main teka-teki yukk,,,
Cewek:   Ok boleh, kamu duluan deh…!!!
Cowok:   Apa bedanya kamu sama rumus..??
Cewek:   Ya beda lah,,
Cowok:   Bedanya, kalau rumus susah diingat, kalau kamu susah dilupain.
Cewek:   Iiihh kamu bisa aja, jawab ini ya, Apa bedanya kamu sama monas??
Cowok:   Monas kan tinggi, aku pendek.
Cewek:   Salah, kalau monas milik Negara, sedangkan kamu milik ku :p
Cowok:   Jiiaah,,, kamu bisa aja beibh. Jawab ini lagi ya, Kenapa aku masuk teknik elektro?
Cewek:   Kan, kamu memang hobby disana beibh.
Cowok:   Bukan, aku pengen buat Pembangkit Listrik Tenaga Cinta, pasti dech rumah kita paling terang.


Cowok:   Sayang, yuk kita beli anjing penjaga.
Cewek:   Buat apa??
Cowok:   Soalnya aku pengen buktikan ke orang tua kamu, kalau aku bisa menjaga kamu.
Cewek:

Cewek:   Ehh kamu tau gak beda kamu sama iron man??
Cowok:   Ya beda lah.
Cewek:   Kalau iron man, melayang-layang di udara, sedangkan kamu melayang-layang dihatiku.
Cowok: 

Cowok:   Aku benci sama kamu.
Cewek:   Kenapa??
Cowok:   Kamu tuh udah nyuri hati aku, kembalikaaan…!!

  • 7
Cewek:   Aku pengen deh jadi handphone.
Cowok:   Kenapa gitu??
Cewek:   Soalnya  bisa berada digenggaman kamu terus.
Cowok:  

  • 8
Cewek:   Ehh ikut aku yok,,,!!
Cowok:   Kemana???
Cewek:   Aku pengen liatin sama sahabat2 aku, kalau aku ketemu sama Pangeran .
  • 9
Cowok:   Sayang, kita tebak-tebakan yuk..
Cewek:   Yuk, kamu duluan deh.
Cowok:   Ibu kamu tukang gado-gado kan??
Cewek:   Kok tau??
Cowok:   Soalnya kamu telah mencampur adukkan perasaanku.
Cewek:   Bapak kamu tukang es krim ya??
Cowok:   Kok tau??
Cewek:   Gini kemaren aku liat, boleh aku titip beli satu??
Cowok: 
  • 10
Cewek:   Kamu suka blogwalking ya??
Cowok:   Kok tau??
Cewek:   Soalnya kamu tuh paling bisa deh jalan-jalan, trus singgah ketempat cewek lain yang kamu mau.
Cowok: 


Udah ah, capek....!!!

December 14, 2011

Makanan dan Minuman Favoritku

Untuk kali ini iva gk ada ide kreatif untuk nulis sebuah artikel. Tapi iva akan sharing tentang makanan, jajanan, dan minuman favorit iva. Ya kali kali aja ada sobat blogger semua yang pengen nyoba. Hehehe Sebenarnya semua makanan iva suka koq, asalkan jangan yang haram saja.

Langsung aja ya iva kasih tau, jangan ngiler. Wwehehe

MAKANAN (LAUK)

Goreng Ikan Sarden Ini dia lauk nomor 1 yang paling iva sukai, gk tau kenapa jg, iva bisa suka sekali sama yang satu ini. Siapa sih yang tidak tahu ikan sarden, ya biasa dikemas dalam kalengan. Banyak pengawet, tapi itu lah ikan sarden telah berhasil merebut lidahku, dan menjadikannya nomor satu. Jiiaahh





Gulai Cipuik
Ini yang kedua, tapi cuma bisa dimakan kalau lagi pulang kampung, apalagi kalau bukan makanan khas Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sejenis siput sungai, ya biasa di cari di Sungai Kuantan, trus kalau makannya harus dihisap terlebih dahulu. Hanya orang-orangyang sudah ahli menghisap yang berhasil mendapatkan dagingnya,,wkwkwkwk







Rebus Kepiting dan Rebus Kerang
Ini yang ketiga, tapi cuma bisa dinikmati kalau lagi pulang ketempat kerja orang tuaku, di Kabupaten Inderagiri Hilir, Riau. Sajian makanan laut, rasanya beeuuhhh enyak buanget.



 



MINUMAN

Air Putih
Siapa sih yang tidak bisa hidup tanpa air putih??? Mungkin ada, tapi kalau bagi iva, ini nih minuman yang paling nomor 1 di dunia.




Jus Pokat
Ini yang kedua, rasanya enak tapi bisa buat tambah gendut,wehehehe






JAJANAN

Mie Ayam+Bakso
Pasti sobat blogger semua sudah tidak asing lagi sama yang satu ini kan?? Mie ayam bakso, biasa iva makan apalagi kalau malam-malam. Maklum jauh dari orang tua, jadi makannya biasa beli terus,,hehehe males masak




Sate
Boleh sate padang, boleh sate madura, asal satenya daging yang halal. hehehe



Roti Canai
Ini enak juga, tapi susah dapetinnya kalau lagi beruntung aja. Hahaha



Itu dia makanan, minuman dan jajanan favoritku, kalau ada yang tertarik, cari aja sendiri ya,,hehhe
Selamat Mencoba Mencari....!!!

December 06, 2011

Mungkin Blog Pernah Vakum Selama 1 Tahun

Haii sobat blogger semua, sekarang saya tidak tahu mau menulis apa, dikarenakan saya mengalami sedikit masalah percintaan. Hahaha biasa lah anak muda, Tapi saya akan merasa lebih baik jika saya menulis. walaupun kali ini hanya sekedar postingan aneh. HHmm oleh karena itu, bagi sobat blogger semua yang sedang sibuk, diharapkan tidak perlu untuk melanjutkan membaca. Hohoho memang aneh

Mungkin Blog saya buat pada bulan Mei 2009 saya tidak ingat tepatnya tanggal berapa, yang saya ingat saat itu saya duduk di kelas 2 SMA, Entah karena angin apa saya membuat blog ini. Sebenarnya hanya sekedar iseng-iseng saja. Sobat bisa lihat pengunjung blog ini tidak lah begitu banyak. Begitu pula dengan isi dan tampilannya, tidak se-profesional milik teman-teman semua. Tapi saya bangga karena saya mampu menyingkirkan hal-hal negatif (hanya untuk sekedar twitteran dan facebookan gk jelas) untuk hal yang positif yaitu melalui berkreasi dengan blog ini.

Hanya sekedar informasi nih sobat, Mungkin Blog pernah Vakum selama 1 tahun. Apakah sobat ingin tahu apa alasannya?? Mau tahu atau tidak, saya akan tetap kemukakan alasannya.

Alasan Mungkin Blog Vakum selama 1 tahun (2010).

  •  Fasilitas belum mencukupi
Sobat blogger semua tau sendirikan, seorang iva bukan lah berasal dari keluarga yang kaya, dan untuk mendapatkan semua fasilitas membutuhkan waktu yang cukup lama. Butuh kesabaran untuk mendapatkan suatu hal yang diinginkan. Yaa dan akhirnya kesabaran itu membuahkan keberhasilan.

  • Tidak memiliki banyak waktu di tahun 2010
Tahun 2010 adalah tahun yang penuh dengan kesibukan, bagaimana tidak, saya harus mempersiapkan untuk kelulusan SMA dan Perguruan Tinggi. Saya sibuk dengan buku-buku yang membuat saya pusing 7 keliling . Dalam bahasa kampungku ( poniang-poniang lalek). Wahahaha

Itulah 2 alasan mengapa Mungkin Blog vakum di Tahun 2010.
Mungkin Blog resmi aktif kembali sekitar bulan September 2011. Walaupun belum begitu banyak artikel-artikel yang dapat saya tulis, namun saya sudah cukup puas.
Okey sobat semua liat deh Trafik Mungkin Blog, seperti sebuah jurang yang ada disamping bukit ya ..?? Hahahahaha


oke, sobat semua sudah lihatkan???

 Tentunya saya menulis postingan ini bukan tidak memiliki maksud apa-apa. Tujuan saya hanyalah memotivasi untuk sobat blogger semua, agar bisa mengisi waktu-waktu luang untuk kegiatan yang positif.

Dan saya juga sangat mengharapkan kritik dan saran dari sobat blogger semua agar Mungkin Blog bisa lebih maju untuk kedepannya. Akhir kata, saya ucapkan TERIMAKASIH kepada sobat semua yang telah berkunjung dan rela meluangkan waktu untuk membaca postingan saya yang aneh ini.
Wassalam

December 03, 2011

Hina Dimata Indahmu

Hina Dimata Indahmu
Karya : Iva Mairisti
Kategori: Puisi Cinta

Kututurkan seribu kata..
ku puisikan semua tentang kita,,,
membara lah bagai api...
berwarna lah bagai pelangi...


Senyumku terlukis indah..
senyummu tag berarti apa-apa..
apakah kasihku tak bermakna..
hanya sebagai gurauan dikala hampa..
sebagai hiburan dikala duka..

apalah artinya aku..
hina dimata indahmu..
tak mengerti akan dirimu...
hingga kupahami..
arti yang tersirat dari kalimatmu...

pahamlah diri...
sadarlah jiwa ini...
tak mungkin menggapai langit..
tak mungkin mampu melukis pelangi,,,

hancurnya perasaan..
retaklah kasih sayang......

November 27, 2011

Randai Kuantan Singingi

Gesekan Piual—Biola, hentakan pukulan Gondang dan tiupan lapri (Serunai), diiringi langkah tari merupsakan ciri khas tersendiri dari Randai Kuantan. Salah satu bentuk kesenian rakyat tradisional Kabupaten Kuantan Singingi. Randai Kuantan merupakan kesenian rakyat yang komunikatif, lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Kuantan. Randai Kuantan membawakan suatu cerita yang sudah disusun sedemikian rupa dengan dialog dan pantun logat Melayu Kuantan, disertai lagu-lagu Melayu Kuantan sebagai paningkah babak-babak cerita.

Memang suatu pertunjukan kesenia rakyat yang membuat kita pun ingin ikut bergoyang melihatnya, bahkan mengelitik hati. Tak urung gelak tawa pun akan keluar dengan seketika. Cerita yang dibawakan biasanya sudah melekat di hati orang Rantau Kuantan, sehingga randai sudah begitu akrab di tengah-tengah masyarakat.

Tak di ketahui secara pasti, kapan randai mulai ada di daerah ini. Tetapi apabila menilik dari sejarah, maka randai ini telah ada semenjak zaman penjajahan Belanda dulu. Randai di pergerlarkan dalam acara pesta perkawinan, sunatan, doa padang, kenduri kampung dan acara lainnya yagn di anggap perlu untuk menampilkan Randai.

Biasnya dilaksanakan pada malam hari, memakan waktu 2 hingga 4 jam. Disinilah orang sekampung mendapat hiburan dan bisa bertemu dengan kawan-kawan dari lain desa.
Berhasilnya sebuah pertunjukan tidak terlepas dari peran serta pemain, pemusik dan penontonnya. Untuk sebuayh ceriata yang akan dibawakan biasanya memakan waktu latihan sekitar satu bulan atau lebih. Memang waktu latihannya tidak setiap hari, rutinnya hanya pada malam Ahad.

Tetapi apabila akan mengadakan pertunjukan maka waktu latihannya akan ditambah sesuai dengan kesepakatan bersama. Dengan jumlah anggota 15 sampai 30 orang untuk satu tim randai, terdiri dari penari, pemusik, dan tokoh dalam cerita. Jumlah tokoh tergantung cerita yang dibawakan. Biasanya jumlah pemusik tetap. Satu Piual, 2-3 gendang, satu peniup lapri.
Keunikan randai memang mempunyai daya tarik tersendiri dibandingkan denga kesenia rakyat lainnya yang hidup di Rantau Kuantan. Antara lain adalah, adanya tokoh wanita di perankan oleh laki-laki yang berpakaian wanita, dan sindiran-sindiran terhadap pejabat dalam bentuk pantun.
Tokoh wanita yang diperankan laki-laki ini dimaksudkan untuk menjaga adat dan norma-norma Agama. Karena latihan pada malam hari dan pertunjukan juga pada malam hari, sehingga kalau ada anak dara yang tampil ini merupakan suatu yang tabu bagi masyarakat. Selain itu juga untuk menjaga supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Sewaktu pementasan para Anak Randai membentuk lingkaran dan menari sambil mengelilingi lingkaran, sehingga pemain tidask berkesan berserakan dan terlihat rapi. Menyaksikan Randai Kuantan kita akan terbuai dan merasakan suasana kehidupan desa. Bermain, kebun karet, bergurau, bersorak sorai serta berbincang, tentu dengan lidah pelat Melayu Kuantan. Sehingga perantau yang pulang kampung ke Rantau Kuantan tak pernah melawatkan pertunjukan ini.
Untuk menyaksikan pertunjukan Randai Kuantan bukanlah hal yang sulit, karena Randai Kuantan sampai saat ini tetap banyak didapatkan di Rantau Kuantan, bahkan pada saat ini hampir setiap desa mempunyai kelompok randai.

Sebuah kelompok Randai juga mempunyai sutradara yang mengatur jalan cerita sebuah pertunjukan randai. Sutradara atau peramu cerita harus mempunyai wawasan yang luas terutama dalam hal pengembangan dialog dan pantun. Tidak hanya itu, dia sedikit banyak juga harus mengerti tentang peralatan alat musik yang digunakan. Disinilah sutrada dituntut untuk menampilkan yang terbaik. Sehingga penonton tidak merasa bosan dengan alur ceritanya.
Peran pemerintah untuk melastarikan kesenian tradisonal Kuantan ini memang ada. Terbukti dengan diperlombakannya kesenian ini pada setiap Festival Pacu Jalur di Teluk Kuantan. Disinilah mereka bisa menguji kemampuan kelompoknya untuk menjadi yang terbaik. selain itu pada Festival Budaya melayu (FBM) 1997 di Pekanbaru, randai juga diikutsertakan mewakili kontingen Inderagiri Hulu—sebelum mekar menjadi Kuantan Singngi.

Masyarakat Rantau kuantan sering kali mengadakan hajatan dengan mengundang sebuah kelompok Randai. dengan demikian mereka tidak merasa jenuh dengan latihan saja, mereka juga akan mandapat masukan berupa uang lelah sebagai ucapan terima kasih. Peran masyarakat setempatlah yang sebenarnya paling dominan. sehingga Randai Kuantan tetap melekat dihati masyarakat.


Contoh Lirik Lagu Randai:
Tinggi la Bukik si Batu Rijal
Tompek Batanam Si Sudu-sudu
Abang Kan Poi Adiak Kan Tinggal
Bajawek Solam Kito dahulu

Itulah sala satu pantun dalam Randai Kuantan yang bercerita tentang Ali Baba dan Fatimah Kayo. Cerita ini mengisahkan perjalanan hidup sepasang suami istri yang hidup di Kampung Kopah Teluk Kuantan.

Saat ini Randai Kuantan masih tetap eksis, malah telah samapai ke manca negara, dan punggawai oleh Fakhri Semekot dan kawan-kawan.

Sumber: Sungai Kuantan

November 16, 2011

Cinta Anak IT

Cinta Anak IT
Puisi Cinta karya Dwhie Mutiarha Kasih
Dalam 1 folder, 1 file, dan 1 document…
Begitulah dulu cintamu padaku…
Sekarang kau cut hatiku..
Kau buat New Folder, New File, dan New Doc...
Kau format hatimu untuk hati yang lain..
Kau delete aku dari memorimu....
Kau tampilkan wallpaper baru..
dengan theme yang indah dan menarik...

tak mungkin ku undo kisah yang lalu..
karena kau telah men-save nya dihatimu,,,
saatnya aku edit hidupku..
yang bloom dan contrast agar indah kembali...

terima kasih dulu kau telah mendownload hatiku...
walaupun sekarang kau mengupload dia yang lain...
selamat atas program cintamu yang succes..
dan aku terluka....
Akan menganalisa dan mendesign cinta yang baru...

November 13, 2011

Legenda Batang Tuaka (Indragiri Hilir)

Kabupaten Indragiri Hilir masuk dalam wilayah Provinsi Riau, Indonesia, dan dijuluki sebagai “Negeri Seribu Parit”. Di daerah ini rawa-rawa terhampar luas dan sungai-sungai terbentang hampir keseluruh wilayah kecamatan. Sungai terbesar di daerah ini adalah Sungai Indragiri yang berhulu di Pegunungan Bukit Barisan (Sumatera Barat) dan bermuara di Selat Berhala, sedangkan sungai-sungai lainnya hanya merupakan anak sungai dari Sungai Indragiri.  Salah satu anak sungai yang sangat terkenal di Indragiri Hilir adalah Sungai Batang Tuaka yang berada di Kecamatan Batang Tuaka. 

Konon, nama “Sungai Batang Tuaka” diambil dari sebuah cerita legenda yang populer di kalangan masyarakat Indragiri Hilir. Legenda tersebut mengisahkan tentang seorang anak yang durhaka kepada emaknya, sehingga Tuhan menghukum anak itu karena kedurhakaannya. Siapakah anak durhaka itu? Bagaimana anak itu durhaka kepada emaknya? Hukuman apa yang Tuhan berikan padanya? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, ikuti kisahnya dalam Legenda Batang Tuaka. Alkisah, pada zaman dahulu kala, di daerah Indragiri, Riau, Indonesia, hiduplah seorang janda tua bersama anak laki-lakinya bernama Tuaka. Mereka hidup berdua disebuah gubuk yang terletak dimuara sebuah sungai (tepatnya di muara sungai Indragiri Hilir). Mereka tak punya sanak-saudara dan harta sedikitpun. Meskipun hidup miskin, mereka tetap saling menyayangi. Untuk hidup sehari-hari Tuaka membantu emaknya mengumpulkan kayu api dari hutan-hutan disekitar tempat tinggal mereka. Ayah Tuaka sudah lama meninggal dunia, dengan demikian emaknya harus bekerja keras menghidupi dirinya dan anak laki-lakinya, Tuaka.


Suatu hari, Tuaka bersama emaknya pergi ke hutan disekitar sungai. Mereka mencari kayu api untuk dijual dan untuk memasak sehari-hari. Setelah memperoleh kayu api cukup banyak, mereka berdua akhirnya pulang. “Mak, kalau Emak lelah biarlah Tuaka saja yang menggendong kayu apinya”, kata Tuaka saat melihat emaknya kelelahan. “Tak apa, Tuaka. Emak masih kuat. Lagi pula, kayu bakar yang ada padamu juga banyak,” jawab Emak Tuaka sambil melanjutkan langkahnya.
Ditengah perjalanan pulang, Tuaka dan emaknya dikejutkan oleh suara desisan yang cukup keras. “Mak! Suara apa itu?”, tanya Tuaka pada emaknya. “Sepertinya itu suara ular berdesis”, jawab emaknya. Ternyata benar, tak jauh dari mereka, dari arah tebing sungai tampak dua ekor ular besar sedang bertarung. Tampaknya mereka sedang memperebutkan sebuah benda. “Tuaka sembunyilah. Ada ular besar yang sedang berkelahi”, perintah Emak Tuaka. Tuaka dan emaknya segera berlindung di balik sebuah pohon yang cukup besar. Dari balik pohon itu, Tuaka dan emaknya terus menyaksikan dua ekor ular itu saling bergumul dan belit-membelit. “Apa yang mereka perebutkan, Mak?”, tanya Tuaka. “Mak juga tak tahu! Diamlah Tuaka, nanti mereka mengetahui keberadaan kita”, jawab Emak Tuaka dengan suara berbisik. Tak lama kemudian, perkelahian kedua ekor ular tersebut akhirnya usai. Tuaka dan emaknya keluar dari balik pohon, lalu mendekat ke tempat kejadian itu. Mereka mendapati salah satu ular sudah mati, sedangkan ular lainnya terluka. Ular yang terluka itu menggigit sebuah benda berkilau, yang ternyata adalah sebutir permata (kemala) yang sangat indah. Ular itu tampak kesakitan oleh luka-lukanya. “Mak, kasihan ular yang terluka itu. Mari kita tolong”, kata Tuaka kepada emaknya dengan nada mengajak. “Ya, mari kita bawa pulang, supaya kita bias obati di rumah”, jawab Emak Tuaka. Tuaka memasukkan ular itu kedalam keranjang yang dibawa emaknya, lalu memanggulnya pulang. Sampai di rumah, Emak Tuaka segera mencari daun-daunan yang berkhasiat, menumbuknya, lalu membubuhkannya pada luka-luka di tubuh ular itu, sedangkan Tuak sibuk minum air sejuk.

Beberapa hari kemudian, ular yang sudah mulau sembuh itu tiba-tiba hilang dari keranjang. Permata yang selalu dia lindungi di dalam lingkaran badannya ditinggalkan di dalam keranjang. Tuaka dan emaknya terheran-heran, lalu mereka mengamati permata itu dengan kagum. “Mengapa ular itu meninggalkan permatanya, Mak?” tanya Tuaka kepada emaknya. “Barangkali dia ingin berterima kasih kepada kita, karena kita sudah menolongnya. Sebaiknya kita jual saja permata ini kepada saudagar. Uangnya kita gunakan untuk berdagang supaya kita tidak hidup miskin lagi”, jawab Emak Tuaka penuh rasa syukur. Tuaka pun setuju dengan tawaran emakanya.Keesokan harinya, Tuaka pergi ke Bandar yang ramai dengan  para saudagar. Sesampai di Bandar, Tuaka berkeliling kesana-kemari mencari saudagar yang berani membeli permatanya dengan harga yang tinggi. Hampir semua saudagar di Bandar itu ia tawarkan, namun tak ada yang berani membelinya. Tuaka pun mulaii putus asa. Tuaka berniat membawa pulang permata itu kepada emaknya.

Namun, ketika sampai di ujung Bandar, tiba-tiba ia melihat seorang saudagar yang sepertinya belum ia tawarkan. Tuaka menghampiri saudagar itu, kemudian menawarkan permatanya dengan harga yang tinggi. Tampaknya, saudagar itu sangat tertarik setelah mengamati permata berkilau itu. “Aduhai elok sangat batu permata ini! Aku sangat ingin memilikinya. Harga yang kau tawarkan itu memang tinggi, tapi aku tetap akan membelinya”, kata sang Saudagar. Kalau begitu, apa lagi yang Tuan tunggu? Tuan hanya tinggal membayarnya”, desak Tuaka dengan hati berdebar karena bahagia. “Uang yang aku bawa tak cukup, Nak! Jika kamu mau, kamu boleh ikut dengan ku ke Temasik untuk mengambil kekurangannya”, kata sang saudagar. Tuaka tampak termenung sejenak memikirkan tawaran sang Saudagar. “Ehm, baiklah Tuan. Saya nak ikut Tuan ke Temasik”, jawab Tuaka. Setelah itu, Tuaka pulang kerumahnya untuk menceritakan masalah ini pada emaknya. Akhirnya, Emak Tuaka mengizinkannya berangkat ke Temasik (Singapura). Tuaka dan saudagar kaya itu berlayar menuju temasik. Sepanjang perjalanan, Tuaka tak henti-hentinya membayangkan betapa banyak uang yang akan diperolehnya nanti.Setibanya di Temasik, sang saudagar membayar uang pembelian permata kepada Tuaka. Karena uang yang berlimpah tersebut, Tuaka lupa kepada ibu dan kampong halamannya. Dia menetap di Temasik. Beberapa tahun kemudian dia telah menjadi saudagar kaya. Dia menikah dengan seorang gadis elok rupawan. Rumah Tuaka sangat lah megah, kapalnya pun banyak. Hidupnya bergelimang dengan kemewahan. Dia tidak lagi peduli emaknya yang miskin dan hidup sendirian, entah makan entah tidak. Suatu ketika, Tuaka mengajak istrinya berlayar. Kapal megah Tuaka berlabuh di kampung Tuaka. Sebenarnya Tuaka masih ingat dengan kampung halaman tersebut. Akan tetapi, rupanya dia enggan menceritakan kepada istrinya bahwa di kampung yang mereka singgahi tersebut emaknya masih hidup di sebuah gubuk tua. Dia tak mau istrinya mengetahui bahwa dirinya adalah anak seorang wanita yang sudah tua-renta miskin.

Sementara itu , berita kedatangan Tuaka terdengar pula oleh emaknya. Emaknya bergegas menyongsong kedatangan anak lelakinya yang bertahun-tahun tak terdengar kabar beritanya tersebut. Karena rindu tak terbendung ingin bertemu anaknya, Emak Tuaka pun bersampan mendekati kapal megah Tuaka. “Tuaka anakku. Emak sangat merindukanmu, Nak!” teriak Emak Tuaka saat melihat Tuaka dan istrinya di atas kapal megah itu, “Siapa gerangan wanita tua itu, Kakanda? Mengapa dia menyebut Kakanda sebagai anaknya?” tanya istri Tuaka dengan wajah tidak senang.Tuaka terkejut buka kepalang melihat emaknya di atas sampan berteriak memanggilnya. Dia tahu wanita dengan pakaian compang-camping itu memang emaknya, tetapi dia tak sudi mengakuinya. Dia sangat malu pada istrinya. “Hei, jauhkan wanita miskin itu dari kapalku. Dasar orang gila tak tahu diri! Beraninya dia mengaku sebagai emakku”, teriak Tuaka dari atas kapal. “Ya, usir dia jauh-jauh dari sini”, tambah istri Tuaka sambil bertolak pinggang. Mendengar perintah dari tuannya, anak buah Tuaka segera mengusir wanita miskin nan malang itu menjauh dari kapal. Emak Tuaka sangat bersedih. Sambil menangis dia bersampan menjauhi kapal Tuaka. “Oh, Tuhan. Ampunilah dosa Tuaka karena telah durhaka kepadaku. Berilah dia peringatan agar menyadari kesalahannya”, ratap emak Tuaka.

Rupanya Tuhan mendengar doa Emak Tuaka. Sesaat setelah doa Emak Tuaka terucap, tiba-tiba Tuaka berubah menjadi seekor burung elang. Begitu pula istri Tuaka, dia berubah menjadi seekor burung punai. Emak Tuaka sangat terkejut dan sedih melihat anaknya berubah menjadi burung. Walaupun Tuaka telah menyakiti hatinya, sebagai seorang ibu ia sangat mencintai anaknya. Burung elang dan burung punai tersebut terbang berputar-putar di  atas muara sungai sambil menangis. Air mata kedua burung itu menetes, membentuk sungai kecil yang semakin lama semakin besar. Sungai itu kemudian diberi nama Sungai Tuaka. Kemudian oleh masyarakat setempat mengganti kata “sungai” ke dalam bahasa Melayu menjadi “Batang”, sehingga nama “Sungai Tuaka” berubah menjadi “Batang Tuaka”.

Sejak itu pula, daerah sekitar muara sungai tersebut diberi nama Batang Tuaka yang kini dikenal dengan Kecamatan Batang Tuaka yang masuk wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia. Masyarakat Melayu Indragiri, baik hilir maupun hulu sungai, meyakini legenda ini benar-benar pernah terjadi pada zaman dahulu kala sekitar muara Sungai Indragiri. Jika ada suara jerit elang berkulik pada siang hari sekitar muara Sungai Tuaka, masyarakat setempat meyakini bahwa suara burung tersebut sebagai penjelamaan Tuaka yang menjerit memohon ampun kepada emaknya.

Sumber: Adien.2008.Cerita Rakyat Riau.Bandung: Sinergi Pustaka Indonesia

November 09, 2011

Bintang dan Rasi Bintang

Klik untuk memperbesar dan mengcopy gambar
Saya ingin memberi sedikit pengetahuan saya kepada sobat semua tentang bintang dan rasi bintang. Karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa lukisan malam sang pencipta sangatlah indah, dengan hamparan bintang-gemintang di langit malam yang gelap. Bintang adalah benda langit yang memancarkan sinarnya sendiri. Sifat tersebut yang membedakan bintang dengan planet. Sekumpulan bintang yang apabila digabung-gabungkan akan mempunyai bentuk tertentu disebut rasi bintang. Ilmu untuk menyelidiki cakrawala (bintang-bintang dilangit) disebut Astronomi.

Bintang-bintang yang tampak apada malam hari adalah benda yang tidak jauh berbeda dengan matahari, karena jaraknya jauh cahayanya lemah dan tampak kecil. Matahari juga sebuah bintang. Bintang yang terdekat dengan bumi kita. Banyak bintang yang lebih besar dari matahari, dan juga yang lebih kecil. Bintang nampak kecil karena amat jauh dari kita. Bintang-bintang tempatnya yang satu terhadap yang lain tampak tak berubah. Rasi Bintang diberi nama untuk memudahkan pengenalannya.



Gubug Penceng, merupakan segugus bintang yang terdiri dari empat buah bintang yang menyusun gugus tertentu bentuknya menyerupai dangau (gubug) dan letaknya condong (penceng). Rasi bintang gubug penceng disebut juga Rasi Bintang Pari. Rasi bintang ini dijadikan pedoman arah selatan.
Rasi bintang Waluku (orion), merupakan rasi bintang yang lain, dan dapat dipergunakan untuk pedoman menunjukkan arah barat. 
Disebelah tenggara tampak bintang-bintang yang berkelompok membentuk gambar kalajengking, disebut rasi bintang kalajengking (scorpion)
Disebelah utara kadang-kadang terlihat rasi bintang Biduk atau rasi bintang beruang besar.
Demikianlah pengetahuan saya  tentang bintang dan rasi bintang. Semoga Bermanfaat..!!

November 06, 2011

Misteri Punahnya Dinosaurus

Ketika jatuhnya sebuah asteroid raksasa ke bumi sekitar 65 tahun lalu. Menurut teori Alvarez, Buuuumm!!!!! Seketika bumi tertutup awan, asap dan debu yang hitam dan tebal. Suasana menjadi gelap dan dingin. Sinar matahari tidak dapat menerobos. Keadaan itu berlangsung selama berbulan-bulan. Akibatnya, tumbuhan di darat maupun di laut banyak yang mati.

Gas-gas kimia dari debu asteroid menyebabkan hujan asam yang membuat polusi di laut, sungai dan danau. Makhluk hidup yang mati bertambah banyak, salah satunya Dinosaurus!. Makhluk hidup itu mati karena terbakar api asteroid, kelaparan, keracunan dan badai. Bencana asteroid ini terjadi pada akhir zaman Cretaceous di Yucatan Peninsula, Meksiko. Teori ini di ungkapkan oleh Walter Alvarez sekitar tahun 1970.

Ada teori lain tentang punahnya Dinosaurus. Sekitar akhir zaman cretaceous, terjadi perubahan alam. Aktifitas gunung berapi meningkat, kutub menjadi lebih dingin, iklim dan suhu berubah, keadaan bumi semakin kering, dan lain-lain. Perubahan alam ini mengharuskan setiap makhluk hidup untuk beradaptasi . Jika tidak bisa, berarti punah!. Dinosaurus salah satunya


Selain alam, Dinosaurus juga berhadapan dengan persaingan, Dinosaurus harus bersaing melawan mamalia, terutama dalam mencari makan. Mamalia zaman dulu suka memakan telur-telur Dinosaurus! Wah…pantas saja, Dinosaurus punah dan giliran mamalia yang banyak hidup di bumi.

-----------------------------------------
Apabila tulisan di atas bermanfaat.
Silahkan download..!

November 03, 2011

Ku Tak Mampu Membuktikan Cinta

Ku Tak Mampu Membuktikan Cinta
Puisi Cinta karya Iva Mairisti
ku tak mampu membuktikan cinta...
terkadang sikap memang dingin,,
siapa tahu tentang hatiku,,,
terkadang senyum memang indah,,
tetapi siapa tahu tentang arti senyum itu,,,

ku tak mampu membuktikan cinta,,,
dalam ucap terangkai makna..
dalam kata terikat ketulusan...
ingin ku artikan apa yang tersirat,,
apa yang terpendam,,,
apa yang ku maksud,,,
dan apa yang ku harap,,,

ku tak mampu membuktikan cinta,,,
hanya mampu berucap kata,,
kadang menimbulkan keraguan,,,
aku mengharap akan kepercayaan,,
namun apa daya,,,ku tak mampu membuktikan cinta,