August 01, 2020

Wisata Danau Koto Kari, Gowes Bebek di Danau Desa Wisata

Reagan, Ayah, Ibu dan Bang Alfi

MUNGKINBLOG.COM - Hari Sabtu (1/8) kami memutuskan untuk berwisata sejenak ke Danau Wisata Koto Kari yang terletak di Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Danau Koto Kari dari rumah kami yaitu Desa Pulau Aro, berjarak sekitar 5 km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan waktu tempuh lebih kurang 10 menit.

Map ke Danau dari Rumah Kami

Kami berangkat sekitar pukul 5 sore dari rumah bersama keluarga dengan total 3 sepeda motor. Oleh karena jarak yang cukup dekat dan hemat biaya serta waktu, sehingga kami memilih lokasi Danau Wisata Koto Kari untuk berwisata kali ini. Apalagi Danau Koto Kari tidak begitu ramai saat ini.
Danau Wisata Koto Kari

Danau Koto Kari atau Danau Wisata Koto Kari ini biasa juga disebut Danau Mesjid Koto Kari karena ada mesjid megah yang terletak di pinggir Danau ini. Danau ini sebenarnya juga berfungsi untuk mengairi persawahan milik warga yang ada disamping bendungan Danau tersebut. 

Berdasarkan spanduk yang ada pada lokasi Danau, dapat kita ketahui bahwa tempat wisata ini merupakan Badan Usaha Milik Desa yaitu Desa Koto Kari. Waahh keren ya BumDes yang dimiliki desa ini. Tentunya dengan tujuan agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desanya.

Adapun unit usaha wisatanya yaitu:
  1. Wisata Rumah Pohon
  2. Mainan Anak (Mobil dan Scooter Anak) 
  3. Speed Boat
  4. Itik-itik
  5. Perahu Hias
  6. Sepeda Air
Nah, untuk wisata kali ini kami hanya menikmati untuk bermain itik-itik dengan harga sewa Rp. 20.000/itik-itik selama 15 menit. Lumayan terjangkau sih.

Kak Juli & Kak Syakilla dan Ayah Ibunya

Kak Zizi dan Ayah Ibunya

Ayah Reagan minta fotoin dekat tulisan Desa Wisata Koto Kari

Sebelumnya kami juga pernah datang kesini dan menikmati wisata rumah pohon dengan spot foto yang sangat menarik. Dari atas rumah pohon dan mengarah ke Danau. Keren yaa. Harga masuk spot wisata rumah pohon yaitu Rp. 5.000/orang.
Ada spot foto menarik dari rumah pohon

Reagan dan Ayah

Ibu dan Reagan

Perahu hias itu juga bisa disewa loh. Tapi kami belum pernah mencobanya. Mungkin lain kali, karena tadi sudah terlanjur sore dan tidak memungkinkan lagi. Berikut ini foto perahu hias dari Instagram @seska_wulandari.
Perahu Hias

Gimana? Keren banget ya. Kalian udah pernah kesini belum? Coba komen di bawah yaaa. Yuk berwisata ke Danau Wisata Koto Kari Danau Koto Kari Danau Mesjid Koto Kari. Sampai jumpa. Salam kayuah. 

May 19, 2020

Air Terjun Batu Gajah di Kecamatan Kuantan Mudik

Foto Refki Maulana Ibrahim. Lokasi: Air Terjun Batu Gajah di Kecamatan Kuantan Mudik

MUNGKINBLOG.COM - Air Terjun Batu Gajah merupakan salah satu destinasi andalan dari Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau yaitu tepatnya di Cengar. Air Terjunnya tidak begitu tinggi hanya sekitaran 2 meter saja. Untuk sampai ke kawasan air terjun butuh waktu sekitar setengah jam ke Cengar dari Pusat Kota Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, Riau.

April 01, 2019

Air Terjun Batang Koban (7 Tingkat) Tangkoban

Air Terjun Batang Koban sering juga disebut Air Terjun Tangkoban. Ada pula yg menyebutnya Air Terjun 7 (tujuh) Tingkat dalam bahasa Kuantan Singingi, Riau disebut "Air Terjun Tujuah Tingkek". Tentunya karena memang air terjun ini memiliki 7 tingkatan. Dari tingkat satu ke tingkat lainnya dibutuhkan waktu sekitar 1 - 5 menit untuk menjangkaunya. Ya, tingkatnya tidak berjenjang seperti tangga, melainkan terletak di beberapa lokasi yang masih dalam aliran air yang sama. Yuk, langsung saja kita bahas tentang Air Terjun Tangkoban.

March 31, 2019

Daftar Air Terjun Kabupaten Kuantan Singingi

Pesona Kabupaten Kuantan Singingi sudah tak terbantahkan lagi. Banyak wisata alam yang bisa dikunjungi mulai dari pemandian, sungai hingga air terjun yang terkenal keindahannya. Pada awalnya masyarakat Kuansing umumnya hanya kenal dekat dengan 2 (dua) air terjun saja yaitu Air Terjun Guruh Gemurai dan Air Terjun Tangkoban (7 tingkat). Wajar saja karena memang hanya 2 (dua) ini saja air terjun yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Kalau sudah dikelola, artinya akan dipromosikan oleh pemerintah. Sementara sisanya terabaikan, hanya dikelola oleh masyarakat sekitar saja. Bisa dimaklumi, mungkin karena ada berbagai macam kendala yang menghadang. Semoga kedepannya wisata-wisata alam Kuansing bisa lebih diperhatikan pemerintah yaa. Sebelum itu, kita sebagai masyarakat juga sudah sepatutnya menjaga alam Kuansing, dengan menjaga kebersihan wisata alam salah satu contohnya. Langsung saja kita bahas tentang Daftar Air Terjun Kabupaten Kuantan Singingi.

May 30, 2017

Meriahnya Tradisi Mandi Belimau 1438 H di Kabupaten Kuantan Singingi

Marhaban Ya Ramadhan. Alhamdulillah segala puji syukur kita ucapkan karena masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu lagi dengan bulan suci yang penuh berkah ini, bulan Ramadhan. Dengan datangnya bulan suci Ramadhan ada berbagai macam tradisi untuk menyambutnya. Tentu saja, dari berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi masing-masing untuk menyambut bulan puasa. Begitu juga dengan daerah saya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Tidak jauh berbeda dengan kabupaten-kabupaten di Riau lainnya. Di Kuansing ada sebuah tradisi yang bernama Mandi Belimau. Tradisi ini umumnya dilaksanakan oleh mayoritas masyarakat Provinsi Riau. Namun namanya saja yang berbeda. Ada yang menyebutnya Mandi Belimau, Balimau Kasai, bahkan daerah lainnya di Riau ada yang namanya Petang Megang. Konsepnya sama, namanya berbeda.

Nah, sebelumnya ditahun 2013 saya sudah pernah menulis tentang Mandi Belimau ini yaitu pada artikel Penetapan Awal Ramadhan dan Tradisi Mandi Belimau berikut ini sedikit kutipannya.

Mandi Belimaumandi = mandi, limau = jeruk, Mandi Belimau berarti mandi menggunakan jeruk. Konon katanya tradisi ini diturunkan dari nenek moyang dan sudah ada sejak dahulu kala. Mandi Belimau dilakukan untuk mensucikan diri dari hadast besar sebelum berpuasa dibulan Ramadhan. Seperti ajaran agama Islam, mandi belimau sama halnya dengan mandi wajib. Namun perbedaannya, mandi belimau ini dilakukan ditempat-tempat umum seperti sungai, air terjun, danau, pantai dan tempat pemandian lainnya dengan menggunakan jeruk sebagai pengganti sabun. Namun, seiring berjalannya waktu, mandi belimau tidak lagi menggunakan limau.

Inilah tradisi kami, memang masih banyak juga yang menggunakan limau untuk mensucikan diri. Tetapi kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan shampoo karena terbilang lebih praktis. Dengan adanya tradisi mandi belimau ini, wisata alam seperti sungai dan air terjun di Kuansing dipenuhi pengunjung. Mulai dari Sungai Kuantan yang membentang disepanjang Kabupaten Kuansing sampai Sungai Tabijo dengan pesona hitz kekiniannya. Sekitar 30 air terjun yang tersebar di Kabupaten Kuansing juga kebanjiran pengunjung. Tidak hanya itu keseruan petang menuju Ramadhan ini tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kuansing. Banyak acara-acara yang diadakan masyarakat untuk memeriahkannya. Baiklah kita bahas satu-satu.

Mandi Belimau di Air Terjun
Air Terjun di Kuansing ada sekitar 30 (tiga puluh). Dengan banyaknya air terjun ini, ternyata tidak membuat pengunjung tiap air terjun menjadi sunyi. Bahkan tiap air terjun yang memiliki pesona tersendiri, menjadi magnet bagi pengunjung untuk mandi belimau disana. Salah satunya Air Terjun Patisoni. Dengan jarak tempuh yang lumayan dekat dari Kota Teluk Kuantan (ibukota Kuansing), Air Terjun Patisoni dipenuhi pengunjung.




Mandi Belimau di Sungai Kuantan

Sungai Kuantan membentang sepanjang Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Saya merupakan salah satu masyarakat Kuansing yang memilih untuk membuat acara mandi belimau di Sungai Kuantan. Tentu, karena tidak perlu jauh-jauh untuk Mandi Belimau, saya cukup ke belakang rumah dan tadaaaa terebentanglah Sungai Kuantan. Sebenarnya keadaan Sungai Kuantan saat ini sangat miris, akibat penambangan emas ilegal. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat kami, karena Tepian Sungai Kuantan pun sudah cukup untuk acara kami. Loh katanya Mandi Belimau? Kenapa di Tepian gak di Sungainya? Gak mandi? Salah satu alasan kami tidak mandi adalah karena air Sungai Kuantan yang mulai memburuk. Ya, walaupun adik-adik sepupu saya tidak bisa menahan dirinya untuk tetap mandi.
makan bersama
Makan Bersama

Memang kami mengubah konsep Mandi Belimau kali ini. Kami lebih memilih memanfaatkan momen berkumpul bersama di Tepian Sungai untuk bersilaturahmi dengan keluarga, sahabat dan tetangga. Dengan datangnya bulan nan suci tentu kita harapkan dapat memafkan satu sama lainnya. Sore itu kami hanya habiskan waktu untuk bersenda gurau dan makan bersama sambil menikmati keindahan sepanjang Tepian Sungai Kuantan.

A post shared by Iva Mairisti (@iva_gs) on


A post shared by Iva Mairisti (@iva_gs) on

Di daerah lainnya seperti di Kuantan Hilir, ternyata Sungai Kuantan juga masih menjadi pilihan masyarakat terbukti dengan foto yang diupload akun instagram @kuansingpict beberapa hari yang lalu.



Acara Mandi Belimau di Muara Lembu

Muara Lembu bukan nama hewan ya, Muara Lembu merupakan nama salah satu daerah di Kuansing. Nah, disinilah acara terbesar Mandi Belimau diadakan. Selain karena dibuka langsung oleh pejabat daerah, acara Mandi Belimau muara lembu juga dilengkapi dengan adanya balap motocross. Acara ini rutin diadakan tiap tahunnya. Kemeriahan tampak jelas dengan selalu membludaknya pengunjung baik untuk Mandi Belimau maupun untuk menonton balapan. Tentunya balapan tersebut diikuti oleh pembalap-pembalap terbaik Kuantan Singingi. Keren, ya.




Nah, itu dia tuh beberapa acara Mandi Belimau yang tersebar di Kuansing. Tradisi masyarakat Riau, Kuansing khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Meriah banget kan. Ohiya baru-baru ini akun instagram @indosiarid mengupload tentang Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia. Disana ada terselip Pacu Jalur



Sepertinya ada yang perlu diluruskan, mohon dibaca lagi sejarah Pacu Jalur ya. Seiring berjalannya waktu Pacu Jalur bukan lagi tradisi menyambut puasa, melainkan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Buat kalian yang mau wisata budaya Pacu Jalur tahun ini bisa hubungi saya. Tentunya saya akan bersenang hati menyambut kalian disini. Boleh baca artikel berikut untuk menjelaskan lebih tentang Pacu Jalur dan bagaimana keseruannya.



Sebelum saya tutup artikel ini saya mau mengucapkan:

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1438H

May 02, 2017

Ngetrip ke Air Terjun Dangku + Vlog

Kabupaten Kuantan Singingi, Riau memang tidak pernah kehabisan pesonanya. Setelah beberapa waktu yang lalu saya berhasil Ngetrip ke Air Terjun Patisoni, akhirnya sekarang saya bisa menginjakkkan kaki di Air Terjun ke-5 yang saya datangi (khusus Kuansing) yaitu Air Terjun Dangku. Waah, masih banyak juga yaa air terjun yang belum saya datangi. Semoga masih diberikan kesehatan dan kekuatan oleh sang pencipta sehingga saya sanggup untuk datangi semua Air Terjun yang ada di Kuantan Singingi. Amiiin. Kali ini saya tim saya ngetrip bukan bersama Komunitas Kuansing Teachers Adventure, melainkan teman ngetrip sebelumnya yaitu family and besfriend. Kita yang selalu ada saat dibutuhkan dan membutuhkan. Nah, bagaimana keseruan kami ngetrip ke Air Terjun Dangku. Yuk ikuti terus yaa.
air terjun dangku

Letak Air Terjun Dangku
air terjun dangku
Air Terjun Dangku terletak di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Dari Kota Teluk Kuantan (ibukota Kabupaten Kuantan Singingi) menuju lokasi air terjun dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dengan jarak total 56 Km. Diperkirakan sekitar 20 Km di jalan lintas, 34 Km di jalan desa dan 2 Km jalan masuk menuju lokasi (jalan tanah). Agak sedikit berbeda dengan Air Terjun Patisoni, Air Terjun Dangku ini sudah dikelola, walaupun bukan oleh pemerintah daerah, melainkan warga setempat. Terbukti dengan adanya penunjuk arah (baru dibuat pas waktu kami kesana) dan sudah ada yang menjaga sepeda motor kami alias tukang parkir. Air Terjun Dangku ini terletak di dalam perkebunan sawit sehingga dulunya banyak kabar beredar bahwa sering pengunjung kehilangan sepeda motor, tetapi sekarang keadaan berbeda karena sudah ada tukang parkir. Ya walaupun saat itu kami jaga-jaga dengan menggembok rantai sepeda motor kami.


air terjun dangku


Perjalanan Menuju Air Terjun Dangku
Pada hari itu, Minggu, 9 April 2017 kami (Iva, Taufik, Kak Welia, Kak Ika, Dedi, Telha) berangkat menuju Air Terjun Dangku sekitar pukul 11:30 WIB dari Kota Teluk Kuantan. Kami kira perjalanan cukup singkat, tenyata tidak ada 56 Km yang harus kami lalui. Waktu itu menunjukan pukul 12:20 WIB kami memutuskan untuk sholat zuhur terlebih dahulu pada salah satu Mesjid di Desa Cengar. Masih ada sekitar setengah jam menuju lokasi. Kemudian kami lanjutkan perjalanan, kami tidak singgah membeli makan atau minuman karena untuk trip kali ini semua sudah kami persiapkan dari rumah. Membawa bekal nasi dan minum dari rumah. Hanya saja kami berbelok sedikit sebentar menuju Pasar Lubuk Jambi untuk membeli gembok rantai sepeda motor.
Lama waktu berlalu, saya yang awalnya tidak menyangka lokasinya cukup jauh mulai heran dengan jalanan yang sangat sunyi. Di samping kiri kanan kami hanya ada kebun sawit. Hanya beberapa rumah warga. Hingga tiba akhirnya Taufik (adik saya) yang sudah pernah ke Air Terjun ini menghidupkan lampu menandakan belok ke kanan. Kebetulan para pemuda Desa Pantai sedang memasang petunjuk arah menuju Air Terjun Dangku yang terbuat dari parabola bekas dan di cat berwarna kuning. Disana bertuliskan "Air Terjun Dangku, Desa Pantai 2 Km". Kami lanjutkan 2 Km perjalanan dengan jalan yang sedikit berbeda, jalan tanah dengan bebatuan yang lumayan besar. Hampir sama dengan jalan ke Air Terjun Hulu Lembu, namun bedanya kali ini medan jalannya tidak begitu curam naik dan turunnya.
Akhirnya setelah 2 Km berlalu, kami parkirkan kendaraan kami tepat di bawah pohon sawit. Kemudian dirantai dan digembok. Tapi Alhamdulillah kekhawatiran kami atas isu kehilangan motor mulai menurun karena ada pemuda Desa Pantai yang mau jadi juru parkir. Seharga Rp.5.000/motor. Turun dari sepeda motor kami lanjutkan berjalan kaki ke bawah dengan medan yang tidak begitu sulit. Cukup 2 menit, tak jauh dan akhirnya sampailah kami di Air Terjun Dangku. Sebelum menikmati keindahan dan kesejukan airnya, kami putuskan untuk makan siang terlebih dahulu.
makan di air terjun dangku

Keunikan Air Terjun Dangku 
Diantaranya yaitu aliran air terjunnya yang bisa dihentikan menggunakan batuan besar yang ada di puncak air terjun. Selain itu juga Air Terjun Dangku ini memiliki air yang sangat jernih, mungkin juga karena dasarnya bebatuan. Hingga kita bisa lihat dengan jelas bebatuan dan kayu-kayu yang ada di dasar kolam air terjun tersebut. Selain itu Air Terjun Dangku juga memiliki ciri khas yaitu pohon tumbang besar yang ada di sisi kiri air terjun. Ini menambah keindahannya serta dimanfaatkan oleh pengunjung untuk sampai ke puncak air terjun. Nah, dari situlah Air Terjun Dangku ini bisa dihentikan alirannya. Batuan besar yang ada di puncaknya bisa menahan debit air. Kebetulan juga saat itu debit airnya tidak tinggi. 
Air Terjun Dangku Berhenti Mengalir
Air Terjun Dangku Berhenti Mengalir

Ditambah lagi dengan sinar matahari yang tepat menyinari langsung dari puncak air terjun, sehingga kalau kita berfoto, airnya akan memantulkan cahaya tersebut. Indahnya. Tetapi bagi kalian yang mau kesini, paling tidak pas kalau hari libur, karena ramai pengunjung sementara tempat mandi atau kolamnya tidak begitu luas. 

Oiya, bagi teman-teman yang mau datang berkunjung, kalau kalian punya motor trail bisa dibawa ke bawah. Langsung ke dekat air terjun. Tapi hati-hati yaa. Waktu kami datang berkunjung sebenarnya banyak sampah berserakan, seperti sampah snack dan botol minuman. Tapilagi-lagi sepertinya pemuda Desa Pantai cepat tanggap, mereka lihai membersihkan lokasi air terjun dari sampah-sampah tersebut. Itulah yang kami lihat saat kami datang ke Air Terjun Dangku.

Semoga mereka-mereka yang demikian disadarkan diri dan pikirannya. Apa susahnya bawa kembali sampahnya. HHmmm. Tunggu apalagi mari jelajah alam Kuantan Singingi, Provinsi Riau masih ada lebih dari 20 air terjun yang belum saya datangi. Mau ngetrip bareng? Ayo hubungi saja. Kapan ke Riau? #AyokeRiau

Video Ngetrip ke Air Terjun Dangku
Berikut ini videonya, maaf putar otomatis nih. Hehe