April 18, 2017

Perkembangan FinTech di Indonesia

Perkembangan FinTech di Indonesia
FinTech merupakan singkatan dari Financial Technology. Tentulah ini kaitannya erat dengan masalah keuangan. FinTech ini merupakan industri baru di bidang keuangan untuk memudahkan kita bertransaksi. Tidak hanya masalah pembayaran, bisa juga investasi, peminjaman, transfer dan lain sebagainya. Di Indonesia perkembangan FinTech sudah mulai terlihat perkembangannya, walau di pedesaan seperti desa saya tidak banyak yang tahu bagiamana dan apa itu FinTech. Sebelumnya saya pernah bahas tentang startup kan? Nah, tidak jauh beda FinTech Indonesia juga didominasi oleh perusahaan startup. Baiklah, kali ini akan saya tuliskan perkembangan FinTech khususnya di masyarakat desa yang jauh dari kota besar.

Menurut pandangan saya pribadi, perkembangan FinTech di Indonesia belum berkembang pesat. Saya bisa katakan demikian karena disekitar saya saja yang berani menggunakan jasa online shop saja sangat minim. Bahkan disini, tidak ada ojek atau taxi online, apalagi jasa antar jemput barang dengan memanfaatkan GPS. Apalagi menggunakan FinTech dalam keuangannya. Kalau kita lihat dari sudut pandang masyarakat kota-kota besar, menggunakan jasa startup dalam kehidupan sehari-hari adalah suatu hal yang biasa. Tetapi hal ini tidak terjadi di pedesaan. Itulah alasan mengapa saya katakan perkembangan FinTech di masyarakat desa tidak terlalu cepat, walaupun sudah ada mungkin hanya satu atau dua orang saja yang mengetahui. Sekedar tahu, lalu tidak memanfaatkannya atau memanfaatkannya pada saat di kota saja karena memang tidak ada tempat berbelanja atau transaksi yang menggunakan FinTech.

Tentu ada alasan mengapa masyarakat awam masih jarang menggunakan FinTech di era modernisasi ini, penyebabnya diantaranya yaitu:
  • Sulit akses internet
  • Takut dengan penipuan
  • Terbiasa dengan cara lama
  • Kurang informasi
Nah, memang untuk kali ini saya membahas dari sudut pandang berbeda. Perkembangan FinTech di Indonesia tentu saja tidak bisa kita simpulkan hanya dari perkembangan di kota-kota besar saja. Apabila sudah merambah ke masyarakat yang jauh dari kota besar, baru bisa dikatakan berkembang pesat. 

Memang apabila perkembangan FinTech sudah sampai diseluruh penjuru Indonesia, masalah keuangan akan terasa lebih mudah dan praktis. Kita tidak perlu lagi membawa uang cash kemana-mana. Sebab di smartphone kita sendiri pun bisa melakukan pembayaran. Lagi pula FinTech ini nampaknya hanya banyak digrandungi perusahaan atau masrakat-masyarakat yang bertaraf penghasilan diatas rata-rata. Walaupun di Indonesia banyak sekali pengguna internet, namun tidak semuanya yang dapat menjangkau teknologi terbaru dengan sangat mudah.

Oleh karena itu, saya rasa perkembangan FinTech hanya terasa di kota-kota besar saja. Di kota kecil seperti kota saya tinggal, perkembangannya belum terasa. 

April 11, 2017

Warung Geprek: Bukan Sekedar Tempat Nongkrong

Memasuki Liga Blogger Indonesia pekan ke empat belas. Akhirnya peserta diberikan tema mereview tempat makan. Dengan kuliner maksimal harga Rp.10.000. Jujur saja, susah cari tempat makan di Kabupaten Kuantan Singingi yang harganya kisaran dibawah itu. Hal ini dikarenakan di kampung halaman saya ini, semua serba mahal. Tentu saja karena bahan mentahnya yang mahal. Mengakibatkan semuanya jadi mahal. Oke, skip. Kita tidak akan bahas masalah harga mahal, kali ini kita akan bahas kuliner. Sudah lama juga ya saya gak nulis tentang kuliner. Oke langsung aja ya.

Alamat Warung Geprek
Di Kuantan Singingi, jarang sekali orang menghapal nama jalan. Orang-orang cuma hafal nama dusun, desa dan daerahnya saja. Tentu saja karena kota kami ini tidak terlalu besar. Jadi sini biar saya jelaskan. Nah, jadi Warung Geprek ini terletak di jalur dua dekat Klinik Kuantan Medika. Kalau dari simpang SMK N 1 Tekun belok ke kanan dan lihat sebelah kiri sebelum klinik, kalau dari simpang SMPN 2 Tekun belok kiri lurus saja arah pasar tradisonal yang belum jadi, nah Warung Geprek sebelah kanan setelah klinik. Itu dia alamat Warung Geprek.

Bukan Sekedar Tempat Nongkrong
Bagi saya, nongkrong di cafe bukanlah sebuah hobby. Terutama karena kebanyakan cafe disini cuma menang ditempat dan kalah dirasa. Sementara yang saya butuhkan adalah makan bukan nongkrong. Hahaha. Tapi beda untuknWarung Geprek ini, bukan sekedar cafe tempat nongkrong karena sekali saya coba masakannya rasanya luar biasa. Selain tempatnya yang unik dan ala cafe banget, rasa masakannya juga memanjakan lidah. Warung Geprek ini memiliki nuansa romantis dan unik. Romantis dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang berlebihan dan unik karena dekorasi yang beda dari lainnya. Tempat duduknya juga dari drum bekas. Keren.
warung geprek

warung geprek

warung geprek

warung geprek

warung geprek


Menu Warung Geprek
Di Warung Geprek tersedia berbagai macam pilihan menu diantaranya:

  • Minuman yang disebutnya "cairan pelepas dahaga" :10K - 15K
  • Ice Cream:10K atau 15K
  • Makanan: 10K - 18K
  • Juice: 8K-13K
  • Snack: 5K - 15K
  • Es Parut: 10K-15K
Nah itu dia menu-menu yang ada di Warung Geprek. Lumayan banyak juga kan. Itu baru pembagian menunya saja. Dari menu-menu tersebut ada berbagai macam jenis yang tersedia. Oke, kali ini saya akan review makanan dan minuman yang tersedia untuk harga 10K saja.

warung geprek

warung geprek

Lemon Tea
Lemon Tea ini seharga 10K. Sekali sruput rasanya juga segar banget. Ditambah lagi dengan aroma lemonnya yang kental. Tidak terlalu manis dan tidak terlalu asam. Pas untuk kamu yang suka segar-segar.
warung geprek


Ice Cream Pot
Harganya juga masih 10K. Memang tampilannya tidak terlalu mengesankan, karena ekspektasi saya ada bunga-bunga atau kayang cacingnya gitu. Kan dulu sempat ngetrend tu ice cream yang kayak gitu. Nah tetapi tampilannya cukup simple. Ice Cream diletakkan pada pot kecil, dengan topping meses. Tapi rasanya enak, ditambah lagi banyak choco chip didalamnya. Yummy.
warung geprek


Rainbow Ice 
Nah, kalau ini isinya kayak ada cendol warna-warni, sayang sekali ini pesanan kakak saya, jadi waktu minumannya datang dianya langsung ngaduk. Jadilah warnanya ngemix semua, gak rainbow lagi. Haha. Overall rasanya juga enak, kental. Kita bisa dapatin ini dengan harga 10K saja.
warung geprek


Stick Kentang
Stick Kentang yang disediakan terbuat dari kentang lokal. Rasanya gurih dengan saos sambal asli yang rasanya segar. Kentangnya juga tidak terlalu asin atau hambar. Rasanya pas. Harganya 10K.
warung geprek

Nah, itu dia beberapa bagian dari menu yang harganya 10K. Selain dari itu ada beberapa juga yang harganya diatas 10K dan rata-rata semuanya enak. Menu favorit saya kalau kesini biasanya Nasi Goreng Selimut/Bunga, Mie Goreng Terbang (mienya benar-benar terbang, datang langsung kalau mau tau), burger dan stick kentang. So, buat kamu yang tinggal di Kuansing, silahkan dicoba kuliner Kuansing yang satu ini. Semoga selera kita sama. Menurut saya secara keseluruhan Warung Geprek gak cuma modal tempat bagus, tapi menang rasa juga.

April 03, 2017

Ngetrip ke Air Terjun Patisoni

Total baru 4 (empat) air terjun yang saya jelajahi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), kampung halaman. Sementara di Kuansing ada lebih dari 20 Air Terjun. Woow masih banyak banget yang belum saya datangi yaa. Kalian bisa baca cerita travelling saya ke 4 air terjun tersebut dengan klik label Pesona Kuantan Singingi. Selain pesona air terjun, bisa juga temukan keindahan Kuansing lainnya di label tersebut. Mulai dari budaya, tradisi hingga lokasi menarik untuk dikunjungi. Oke, kali ini saya akan ceritakan perjalanan saya bersama guru-guru muda bersahaja menuju sebuah Air Terjun yang bernama Air Terjun Patisoni. Bagaimana keseruannya, yuk baca artikel Ngetrip ke Air Terjun Patisoni ini. Kalau lagi malas baca, bisa klik aja langsung video YouTube yang saya sematkan di akhir postingan ini. Tapi jangan lupa like, comment dan subscribe yaa.

Letak Air Terjun Patisoni
Air Terjun Patisoni terletak di Desa Cengar, Kec. Kuantan Mudik, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Dari ibukota kabupaten yaitu Kota Teluk Kuantan jaraknya sekitar 1 jam perjalanan menggunakan sepeda motor. Melewati jalan lintas Kuansing - Sumatera Barat, jalan desa dan jalan tanah kuning dengan bebatuan kecil. Air Terjun Patisoni terletak di perkebunan sawit warga. Air Terjun Patisoni sebenarnya sudah lama ditemukan, hanya saja baru kali ini saya bisa kesana. Tetapi karena kurangnya perhatian pemerintah, lagi-lagi Air Terjun Patisoni juga bukan merupakan Air Terjun yang dikelola dengan baik. Terbukti dengan tidak adanya tempat parkir, tukang karcis ataupun tukang siomay. Hehe. Pemandangannya benar-benar alami. Aksesnya pun sebenarnya tidak tergolong sulit karena sudah dibuatkan tempat berpegangan oleh masyarakat setempat. Hanya tinggal kesadaran pengunjung untuk menjaganya.
Air Terjun Patisoni Tampak Dekat
Air Terjun Patisoni Tampak Dekat

Air Terjun Patisoni Tampak Jauh
Air Terjun Patisoni Tampak Jauh

Perjalanan Menuju Air Terjun Patisoni
Pagi itu, Selasa, 28 Maret 2017 pukul 11.00 WIB saya bersama teman guru seperjuangan berangkat menuju lokasi Air Terjun. Perjalanan habis 2 jam karena kami singgah untuk jemputin teman yang lain, beli nasi, dan sholat zuhur. Alhasil kami sampai di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
Tim Ibu-Ibu
Tim Ibu-Ibu
Tim Bapak-Bapak
Tim Bapak-Bapak (kurang 1 orang nih)
Tips: Bawa makanan dari luar, karena di Air Terjun Patisoni gak ada yang jualan
Jalan menuju Air Terjun Patisoni juga melewati jalan tanah kuning dan bebatuan kecil. Namun, jalannya tidak terlalu terjal seperti jalan menuju Air Terjun Hululombu di Muara Lembu. Kami parkir di perkebunan sawit milik warga.
Tips: Bawa kunci ganda (gembok), karena gak ada tukang parkir
Kemudian berjalan sekitar 5 menit menuju puncak air terjun. Melewati jalan yang tidak terlalu menantang, karena memang sudah dibuatkan jalan oleh masyarakat setempat walaupun pegangan dan tempat berpijaknya masih dari batang-batang pepohonan yang disusun demikian rupa. Sayang sekali waktu kami datang, Air Terjun Patisoni dalam keadaan sedang keruh, karena sudah dua malam beturut-turut hujan lebat.
Air Terjun Patisoni Saat Jernih
Air Terjun Patisoni Saat Jernih

Dari Puncak Air Terjun Patisoni
Dari Puncak Air Terjun Patisoni

Setelah sekitar 10 menit kami melihat pemandangan dari puncak Air Terjun Patisoni, kami memutuskan untuk ke bawah agar bisa berenang dan makan dulu. Bagi kami (terutama wanita) gak mungkin terjun, karena itu tinggi banget. Katanya sih ada 14 meter. Setelah kami selesai makan, kami lanjut bermain air di sekitar Air Terjun. Untuk menuju tepat di bawah Air Terjun kami harus melewati tebing bebatuan disisi kanan lokasi air terjun. Bebatuannya lumayan licin.
Perjalanan ke Bawah
Perjalanan ke Bawah
Tips: Ajak teman yang pandai berenang, kalau kita tidak pandai berenang
Berhubung kemampuan renang saya masih minim, akhirnya saya beranikan diri melewati tebing bebatuan. Teman  lain yang tidak pandai berenang pun ikutan, dibantu beberapa teman yang pandai berenang juga sih. Akhirnya saya sampai di bawah air terjun, tetap aja gak berani nyebur. Udara di bawah air terjun sangat dingin sehingga kami tak lama berada di bawahnya. Tapi untuk kalian yang mau ke Air Terun Patisoni, rugi banget kalau kalian gak sampai ke bebatuan yang ada di samping Air Terjun. Sensasi di bawah air terjun, percikan air, dan angin yang ditimbulkan membuat pikiran lebih fresh. Oiya, ke Air Terjun manapun kalian, kalau gak nyebur, pasti rasanya ada yang kurang. Kalaupun gak pandai berenang, nikmati saja airnya. Segar sekali air dari tanah Indonesia ini. Sungguh, semakin membuat cinta kepada Indonesia. 
Jangan munafik. Dari kecil kita hirup udara dan minum air dari bumi Indonesia. Tak mungkin kita tak mencintainya.
Lewat Pinggir
Lewat Pinggir

Hampir Sampai Nih
Hampir Sampai Nih

Tepat Di Bawah Air Terjun Patisoni
Tepat Di Bawah Air Terjun Patisoni

Segerombolan Manusia yang Gak Jago Berenang
Segerombolan Manusia yang Gak Jago Berenang
So, gak perlu jauh-jauh untuk liburan ya. Indonesia luas, bahkan lokasi-lokasi bagus ada di Indonesia. Banggalah kita lahir di tanah air Indonesia.

Setelah itu kami lanjutkan untuk pulang dan di tempat saya berdiri meletakkan tas, kaki saya kena duri.
Tips: Hati-hati di Air Terjun Patisoni, banyak duri sawit
Beberapa hal yang unik dari Air Terjun Patisoni yaitu: air terjun masih alami, ketinggiannya menimbulkan angin yang cukup kencang, dasarnya tidak begitu dalam, banyak cahaya yang masuk karena lokasi cukup besar, tidak segelap di Air Terjun Hulu Lombu ataupun Air Terun Tangogan yang diapit tebing-tebing tinggi.

Perjalanan pulang, naik ke tempat parkiran terasa lebih berat. Medannya mendaki, jadi cukup membuat lelah. Tapi itulah gunanya pergi bersama-sama. 
Di alam, apapun bisa terjadi. Itulah gunanya kerjasama tim dalam travelling.

Oke, itu dia sedikit cerita perjalanan kami menuju Air Terjun Patisoni, semoga bisa jadi referensi untuk kalian yang mau wisata Air Terjun di Kuansing. Tapi menurut saya, karena kami datang kesana waktu airnya lagi keruh, saat ini Air Terjun Tangogan masih jadi idola bagi saya. Berikut ini video kami Ngetrip ke Air Terjun Patisoni. Maafkan kemampuan editing yang biasa aja, kamera juga agak goyang karena cuma pakai action cam. Kalau penasaran silahkan klik, videonya agak panjang sih. Ada 10 menitan, oke langsung aja. Jangan lupa like, comment dan subscribe.

Prediksi Trend Bloger Indonesia 2017

Kalau sudah masalah prediksi-prediksian, saya paling belakang deh. Soalnya jarang banget prediksi saya yang benar. Tapi berhubung tema Liga Blogger Indonesia 2017 pekan ini mewajibkan saya untuk memprediksi trend bloger 2017, saya akan coba tuliskan apa yang ada dipikiran saya. Memang kalau kategori blog ada banyak, mulai dari Personal Bloger, Travel Bloger, Fashion Bloger, Kuliner Bloger, Comedy Bloger, Gadget Bloger, Video Bloger, Foto Bloger, Galau Bloger #eehhh dan lain sebagainya.

prediksi tren bloger 2017


Kalau menurut prediksi MungkinBlog.com ada 4 kategori blog yang akan ngetrend tahun ini. Berikut ini saya akan urutkan dari yang paling ngetrend:

  • Travel Bloger
Travel bloger akan menduduki tempat pertama, karena memang akhir-akhir ini masyarakat Indonesia banyak yang  butuh liburan. Entah kenapa kalian ngerasa gak sih, suasana di sekitar kalian itu sedang hancur-hancurnya banget. Kalau saya sih terutama masalah ekonomi, hati, dan pekeraan. Atau mungkin hanya saya saja yang merasakan demikian? Hehe. Nah, jadi menurut saya memang tahun ini akan banyak travel bloger bertebaran dimana-mana. Travel Bloger akan semakin berjaya karena tahun ini banyak yang akan mencari artikel tentang tempat-tempat bagus dan juga akan banyak yang kemudian setelah melakukan perjalanan, lalu menuliskan di blognya.
  • Fashion Bloger
Saat ini untuk berbelanja pakaian atau untuk fashionable sangatlah mudah. Kita tidak lagi harus pergi ke toko untuk membelinya, melainkn kita hanya perlu pesan dari aplikasi online dan kemudian mereviewnya. Apalagi sekarang banyak aplikasi pendukung untuk fashion bloger bisa berkembang dengan baik, salah satunya Instagram. Dengan Instagram banyak fashion bloger yang mulai terkenal dan banyak diikuti oleh pengikutnya. Apalagi tentunya setelah kita travelling, pasti fashionnya juga harus diperhatikan.
  • Gadget Bloger
Kalau masalah gadget, gak ada matinya. Tiap hari, bulan dan tahun ada saja gadget terbaru yang diincar oleh orang-orang. Tak heran banyak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk menjadi gadget bloger dan mendapatkan keuntungan lebih dari blognya. Karena memang blog yang membahas gadget saya rasa paling banyak dicari orang.
  • Personal Bloger
Diurutan terakhir ada trend personal bloger. Ya bloger seperti saya sekarang ini. Menceritakan apapun yang ingin diceritakan. Menulis apapun yang ingin ditulis. Dalam blognya terdapat cerita perjalanan, curhat, artikel politik dan masih banyak lagi. Kategori blog inilah yang gak ada matinya. Blog gado-gado campur aduk. Tapi kenyataannya memang banyak yang punya blog demikian.


Nah, itu dia blog yang akan ngetrend tahun ini. Kalau untuk comedy blogger sudah jarang diminati, apalagi banyak yang jokesnya receh banget. Jadi banyak yang malas baca, kalau udah sedikit pengunjung biasanya nyerah deh ngisi blognya. Kalau untuk video bloger, zaman dulu emang ngetrend sebelum YouTube menyerang. Tapi kalau sekarang orang lebih nyaman punya channel sendiri sih, bukan upload di blog. Begitu juga dengan foto bloger, orang lebih memiih upload di Instagram dibandingkan pada blog saja. 
Demikian pembahasan tentang prediksi trend bloger tahun 2017. Semoga prediksi saya benar. Hehe like dan komen menurut kalian bloger seperti apa yang akan ngetren tahun ini.