October 25, 2017

5 Motif Batik Paling Terkenal di Indonesia, Kamu Wajib Tahu!

Berasal dari paduan kata dalam bahasa Jawa, 'amba' yang berarti menulis, dan 'tik' yang berarti titik, lahirlah batik. Yap, menulis titik di atas kain, seperti itulah kira-kira akhirnya kain batik terwujud. Tentu saja kamu bisa belajar bikin batik yang dipunya hampir di setiap daerah di Indonesia. Kamu hanya butuh tiket pesawat Citilink untuk terbang ke daerah yang kamu ingin pelajari batiknya.

June 13, 2017

Teluk Kuantan Kota Jalur

Kota Teluk Kuantan merupakan ibu kota Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Disinilah saya dilahirkan tepatnya di Desa Pulau Aro yang juga merupakan bagian dari kenegerian Teluk Kuantan. Kota Teluk Kuantan berjarak 156 kilometer dari Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau. Biasanya ditempuh dengan jarak kurang lebih 3 jam perjalanan melalui jalur darat. Nah, kali ini saya akan membahas tentang branding Kota Teluk Kuantan. Yuk, disimak!

May 30, 2017

Meriahnya Tradisi Mandi Belimau 1438 H di Kabupaten Kuantan Singingi

Marhaban Ya Ramadhan. Alhamdulillah segala puji syukur kita ucapkan karena masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu lagi dengan bulan suci yang penuh berkah ini, bulan Ramadhan. Dengan datangnya bulan suci Ramadhan ada berbagai macam tradisi untuk menyambutnya. Tentu saja, dari berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi masing-masing untuk menyambut bulan puasa. Begitu juga dengan daerah saya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Tidak jauh berbeda dengan kabupaten-kabupaten di Riau lainnya. Di Kuansing ada sebuah tradisi yang bernama Mandi Belimau. Tradisi ini umumnya dilaksanakan oleh mayoritas masyarakat Provinsi Riau. Namun namanya saja yang berbeda. Ada yang menyebutnya Mandi Belimau, Balimau Kasai, bahkan daerah lainnya di Riau ada yang namanya Petang Megang. Konsepnya sama, namanya berbeda.

Nah, sebelumnya ditahun 2013 saya sudah pernah menulis tentang Mandi Belimau ini yaitu pada artikel Penetapan Awal Ramadhan dan Tradisi Mandi Belimau berikut ini sedikit kutipannya.

Mandi Belimaumandi = mandi, limau = jeruk, Mandi Belimau berarti mandi menggunakan jeruk. Konon katanya tradisi ini diturunkan dari nenek moyang dan sudah ada sejak dahulu kala. Mandi Belimau dilakukan untuk mensucikan diri dari hadast besar sebelum berpuasa dibulan Ramadhan. Seperti ajaran agama Islam, mandi belimau sama halnya dengan mandi wajib. Namun perbedaannya, mandi belimau ini dilakukan ditempat-tempat umum seperti sungai, air terjun, danau, pantai dan tempat pemandian lainnya dengan menggunakan jeruk sebagai pengganti sabun. Namun, seiring berjalannya waktu, mandi belimau tidak lagi menggunakan limau.

Inilah tradisi kami, memang masih banyak juga yang menggunakan limau untuk mensucikan diri. Tetapi kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan shampoo karena terbilang lebih praktis. Dengan adanya tradisi mandi belimau ini, wisata alam seperti sungai dan air terjun di Kuansing dipenuhi pengunjung. Mulai dari Sungai Kuantan yang membentang disepanjang Kabupaten Kuansing sampai Sungai Tabijo dengan pesona hitz kekiniannya. Sekitar 30 air terjun yang tersebar di Kabupaten Kuansing juga kebanjiran pengunjung. Tidak hanya itu keseruan petang menuju Ramadhan ini tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kuansing. Banyak acara-acara yang diadakan masyarakat untuk memeriahkannya. Baiklah kita bahas satu-satu.

Mandi Belimau di Air Terjun
Air Terjun di Kuansing ada sekitar 30 (tiga puluh). Dengan banyaknya air terjun ini, ternyata tidak membuat pengunjung tiap air terjun menjadi sunyi. Bahkan tiap air terjun yang memiliki pesona tersendiri, menjadi magnet bagi pengunjung untuk mandi belimau disana. Salah satunya Air Terjun Patisoni. Dengan jarak tempuh yang lumayan dekat dari Kota Teluk Kuantan (ibukota Kuansing), Air Terjun Patisoni dipenuhi pengunjung.




Mandi Belimau di Sungai Kuantan

Sungai Kuantan membentang sepanjang Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Saya merupakan salah satu masyarakat Kuansing yang memilih untuk membuat acara mandi belimau di Sungai Kuantan. Tentu, karena tidak perlu jauh-jauh untuk Mandi Belimau, saya cukup ke belakang rumah dan tadaaaa terebentanglah Sungai Kuantan. Sebenarnya keadaan Sungai Kuantan saat ini sangat miris, akibat penambangan emas ilegal. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat kami, karena Tepian Sungai Kuantan pun sudah cukup untuk acara kami. Loh katanya Mandi Belimau? Kenapa di Tepian gak di Sungainya? Gak mandi? Salah satu alasan kami tidak mandi adalah karena air Sungai Kuantan yang mulai memburuk. Ya, walaupun adik-adik sepupu saya tidak bisa menahan dirinya untuk tetap mandi.
makan bersama
Makan Bersama

Memang kami mengubah konsep Mandi Belimau kali ini. Kami lebih memilih memanfaatkan momen berkumpul bersama di Tepian Sungai untuk bersilaturahmi dengan keluarga, sahabat dan tetangga. Dengan datangnya bulan nan suci tentu kita harapkan dapat memafkan satu sama lainnya. Sore itu kami hanya habiskan waktu untuk bersenda gurau dan makan bersama sambil menikmati keindahan sepanjang Tepian Sungai Kuantan.

A post shared by Iva Mairisti (@iva_gs) on


A post shared by Iva Mairisti (@iva_gs) on

Di daerah lainnya seperti di Kuantan Hilir, ternyata Sungai Kuantan juga masih menjadi pilihan masyarakat terbukti dengan foto yang diupload akun instagram @kuansingpict beberapa hari yang lalu.



Acara Mandi Belimau di Muara Lembu

Muara Lembu bukan nama hewan ya, Muara Lembu merupakan nama salah satu daerah di Kuansing. Nah, disinilah acara terbesar Mandi Belimau diadakan. Selain karena dibuka langsung oleh pejabat daerah, acara Mandi Belimau muara lembu juga dilengkapi dengan adanya balap motocross. Acara ini rutin diadakan tiap tahunnya. Kemeriahan tampak jelas dengan selalu membludaknya pengunjung baik untuk Mandi Belimau maupun untuk menonton balapan. Tentunya balapan tersebut diikuti oleh pembalap-pembalap terbaik Kuantan Singingi. Keren, ya.




Nah, itu dia tuh beberapa acara Mandi Belimau yang tersebar di Kuansing. Tradisi masyarakat Riau, Kuansing khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Meriah banget kan. Ohiya baru-baru ini akun instagram @indosiarid mengupload tentang Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia. Disana ada terselip Pacu Jalur



Sepertinya ada yang perlu diluruskan, mohon dibaca lagi sejarah Pacu Jalur ya. Seiring berjalannya waktu Pacu Jalur bukan lagi tradisi menyambut puasa, melainkan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Buat kalian yang mau wisata budaya Pacu Jalur tahun ini bisa hubungi saya. Tentunya saya akan bersenang hati menyambut kalian disini. Boleh baca artikel berikut untuk menjelaskan lebih tentang Pacu Jalur dan bagaimana keseruannya.



Sebelum saya tutup artikel ini saya mau mengucapkan:

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1438H

May 16, 2017

Pasar Rakyat, Bukan Pasar Lumpur (Lagi)

Bicara soal pasar tradisional, selagi kita masih di Indonesia saya rasa tidak sulit bagi kita untuk menemukannya. Disetiap daerah tentu ada yang namanya pasar tradisional. Walaupun ada pasar modern, biasanya pasar tradisional tetap tak kehilangan pengunjung karena terkesan murah dan mudah dijangkau bagi semua kalangan. Ya, walaupun bagi kalangan atas untuk menjamah pasar tradisional adalah suatu hal yang dimalaskan (mungkin). Semisal pejabat, artis terkenal, atau masyarkat kalangan atas lainnya, tentu sudah sangat jarang memijakkan kakinya di pasar tradisional. Tentu itu sudah jadi kegiatan rutinitas untuk asisten rumah tangga mereka. Mungkin hanya beberapa saja yang mau ke pasar tradisional.

Namun, bagi kalangan menengah ke bawah, memijakkan kaki langsung di pasar tradisional bukanlah hal yang menjadikan gengsinya turun. Melainkan itu hal yang biasa. Apalagi saya, sebagai seorang wanita dan hanya berdua di rumah dengan adik. Di kampung ini, saya yang harus ke pasar tradisional setiap hari Minggu untuk berbelanja kelengkapan dapur dan rumah tangga. Itu rutinitas bagi saya, karena memang biasa nyetok bahan masak setiap hari Minggu, soalnya susah cari waktu untuk belanja ke pasar kalau harus setiap hari atau beberapa kali ke pasar.

Relokasi Pasar Lumpur Menuju Pasar Rakyat
Disini, Kota Teluk Kuantan, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau, relokasi pasar tradisional baru benar-benar terjadi. Kalau saja Liga Blogger Indonesia tidak memberi tema "Pasar Tradisional" untuk pekan ini, mungkin saya akan tetap tulis sebagai postingan bebas di pekan berikutnya. Pasar Tradisional masyarakat Kota Teluk Kuantan yang berhari pasar yaitu Hari Rabu ini sering dijuluki "Pasar Lumpur". Tidak tahu pasti siapa yang memberi nama, karena memang sebenarnya nama itu bukanlah nama resminya. Tapi masyarakat sering bilang begitu. Alasannya karena di Pasar Lumpur yang terletak di area terminal Kota Teluk Kuantan ini memang sering berlumpur jika sehabis hujan. Apalagi kalau musim hujan, tidak ada sedikitpun kenyamanan bagi pengunjung pasar lumpur untuk berbelanja. 

Hasil keputusan Pemerintah Daerah Kab. Kuansing, terhitung tanggal 1 Februari 2017 para pedagang di Pasar Lumpur harus berpindah lokasi menuju Pasar Rakyat. Yap, hal ini karena memang area Pasar Lumpur sebenarnya bukanlah daerah Pasar melainkan area terminal. Sedangkan Pasar Rakyat yang dulunya ramai, pedagangnya semua pindah ke Pasar Lumpur. Padahal jelas Pasar Rakyat lebih nyaman, karena sudah didesain khusus untuk pasar tradisional. Tertata rapi dimana letak pedagang ikan, ayam, daging, hingga sayuran. Hanya saja bedanya dengan dulu, sekarang ditambah lagi di area luar gedung Pasar Rakyat hingga memenuhi lokasi parkir. Sehingga tiap hari pasar yaitu Rabu ditambah Minggu, jalan sekitar Pasar Rakyat dialihkan. Sebuah langkah yang tepat oleh Pemda Kuansing, menurut saya. Tetapi tetap saja masih butuh pembenahan dan penataan lagi, mengingat banyaknya pedagang yang tumpah ruah ke jalanan dan menimbulkan kemacetan. 
pasar lumpur
Pasar Lumpur Kini Tinggal Kenangan
Memang seharusnya 1 Februari harus dipindahkan semua, tapi kenyataannya baru akhir-akhir ini dipindahkan semua. Karena bangunan lama di Pasar Lumpur sudah dirobohkan. Memang, kalau tidak tegas, tidak akan berjalan maksimal. Walaupun sempat heboh dan warnai demo sana-sini akhirnya kini pasar tradisional kami kembali ke Pasar Rakyat. Yeaahh. "Enak sekarang belanja, gak leak (becek) lagi. Cari ikan juga gak susah lagi", ujar salah satu masyarakat yang saya tanyai tentang Pasar Rakyat ini.

Pasar Rakyat Teluk Kuantan
Pasar Rakyat Teluk Kuantan sebenarnya sudah lama dibangun, namun pedagangnya banyak yang pindah karena sewanya yang mahal. Tapi semua kini berbeda. Pemerintah sudah menanggulangi semuanya. Pasar Rakyat terdiri dari 3 lantai.

pasar rakyat malam hari
Pasar Rakyat Malam Hari (sumber: ig @kuansingpict)

pasar rakyat
Pasar Rakyat
  • Lantai 1: Menjual bahan masak seperti ikan, ayam, daging, sayur, cabe, kuliner khas, ole-ole (seperti gelamai, lomang, bajik, dll) dan bahan masak lainnya. Lantai 1 ini meluas hingga ke area halaman depan dan seberang jalan.
los ikan
Lantai 1. Los ikan
halaman pasar rakyat
Lantai 1, halaman pasar rakyat
  • Lantai 2: Ada deretan tukang jahit dan penjual baju, tas, sepatu, jam dan lainnya. Di lantai 2 ini kita bisa pindah ke gedung Pasar Rakyat yang dua lagi (diseberang jalan). Jadi dari gedung Pasar Rakyat di seberang jalan ke seberang lainnya disatukan oleh jembatan penghubung yang melewati atas jalan raya. Unik kan!
jembatan pasar rakyat
Jembatan di atas jalan untuk menghubungkan ketiga bangunan
menjual pakaian
Lantai 2 menjual pakaian
  • Lantai 3: Dulunya lantai 3 ini lokasi game zone, tetapi ditutup karena dulu tak ada penghuninya lagi. Semoga karena sudah ramai kembali, lantai 3 ini bisa diramaikan kembali.
pasar rakyat tampak atas
Nah, itu dia pasar tradisional kami yang baru tapi sudah lama. Hehe. Sekarang ke pasar udah bisa pakai highells gak lumpur lagi. Haha becanda. Yuk datang ke Kuansing, banyak yang menarik disini loh. 

May 09, 2017

Kasih

Kasih
Kasih, senja ini tak sama lagi, kan?
Pada relung hati yang sama. Cinta itu tak lagi sama. Ada sebuah kasih yang tak tahu datang dari mana. Sebab terbiasa, kah? Entahlah. Tak bisa ku pastikan ini benar.
Kasih. Kau gembok hatiku, lalu kuncinya entah kau buang kemana. Kau terkurung. Tapi tak di dalam. Di luar beranda hati. Aku kau biarkan kosong. Egois. Jika memang kau bukan untuk mengisi hatiku. Lalu kenapa kau kunci lalu biarkan sendiri. Kenapa kau tutup padahal aku tak kau beri degup.
Kasih. Kau ingini ku menanti sementara kau tak ingin dinanti. Kau ingini ku lari sementara aku tak kau biarkan pergi. Apa salahku, kasih? Mengharapmu hanyalah pilu. Mendamba cinta hanyalah nestapa.
Kasih, pandangi semesta lebih luas. Aku tak hanya untuk menantimu. Aku tak hanya untuk memujamu. Jangan jadikan kita pelangi. Indah sesaat perlahan pergi. 
Kasih. Lama ku tanam kasih namun kau balas dengan perih. Lama ku cabuti lara namun kau pupuk derita. Tak bisakah kau pergi jika disini hanya menyakiti? Tak bisakah kau mati jika nafasmu hanya sesakkan hati?
Kasih. Teguh cinta tapi tak selamanya. Teguh penantian tapi kau biarkan pesakitan. Dicintai tak sebercanda ini. Mencintaipun tak sediperbudak ini.
Jika iya hadirlah, jika tidak bukakan hatiku. Tidak untukmu, mungkin untuk hati yang baru.
Teluk Kuantan, 9 Mei 2017
From: Zee
To: Dee

Apasih Operator Favorit untuk Ngeblog?

Hellooowww... kembali lagi bersama MungkinBlog.com. Tak terasa sekarang sudah memasuki pekan ke-18 Liga Blogger Indonesia 2017. Sudah banyak tema yang diusung dan akhir-akhir ini tema tersebut kian menyulitkan. Nah sekarang kebetulan temanya cukup ringan yaitu koneksi internetku. So, gak perlu cari info lebih banyak lagi untuk menulis postingan kali ini. Tentu saja tema ini bukan endorse yaa. Lagi-lagi ini bisa dijadikan tolok ukur sepertinya untuk melihat operator apa saja yang jadi favorit para blogger.

Bagi saya sendiri yang merupakan seorang teacher, blogger dan vlogger. Tentu sangatlah membutuhkan koneksi internet. Ketiga profesi saya itupun saling berkesinambungan. Menjadi seorang guru bagi saya, sangat konvensional rasanya jika tidak memanfaatkan blog dan video untuk pembelajaran. Oleh karena itu, koneksi internet merupakan suatu keharusan. Lalu apasih operator favorit saya untuk menunjang ketiga pekerjaan saya tersebut?

ss handphone
SS Handphone

AXIS.
Yap. Saya termasuk manusia irit dalam hal internet. Hehe irit apa kere yaa. Maklum. Oke. Jadi ada alasan tersendiri kenapa saya pilih AXIS untuk melengkapi gadget saya. Sebenarnya belum lama juga saya menggunakan AXIS ini. Alasan pertama yaitu karena AXIS jaringannya kencang di rumah saya. Walaupun sebenarnya Telkomsel lebih kencang, tetapi yaa tau lah paketannya mahal banget. Gak salah juga ada hacker yang baru-baru ini sempat heboh meretas situs Telkomsel. Memang sih banyak yang geram untuk menyampaikan aspirasinya. Hacker itu bisa mewakili perasaan kami sebagai masyarakat menengah yang butuh koneksi lancar tapi yaa jangan kemahalan juga. Makanya saya pilih AXIS selain paketannya murah, koneksinya juga lancar. Walaupun di tempat saya tinggal masih tak ada satupun operator yang memasang jaringan 4G.

Jadi, jaringan di kota saya masih sebatas itulah, sobat. Tetapi itu tak menyurutkan semangat kami sebagai masyarakat untuk mengakses internet. Karena tentunya dengan internet kita bisa tahu dunia. Paketan apasih yang saya beli di AXIS?
Nah, jadi paketan AXIS ini saya beli kartu perdananya tiap kali habis. So, tiap paket habis, beli kartu perdana lagi yang langsung sudah ada paketan internetnya. Katanya sih kalau cek kuota paketnya BRONET.
paket axis


Terakhir kali saya beli harganya Rp.55.000 untuk paket 5GB +2,5GB. Jadi totalnya 7,5GB tanpa ada pembagian jam penggunaan.

Kelihatannya AXIS ini promonya berubah-ubah. Sebelumnya promonya bukan bonus kuota 24 jam. Melainkan bonus kuota malam. Paketan sebelum BRONET yang terakhir kali saya beli yaitu paketan harga Rp.60.000 dapat 5 GB di jam 12 malam sampai 9 pagi dan 5 GB di jam 9 pagi sampai 12 malam. Makanya gak heran saya sering upload video YouTube pada saat tengah malam. Hehe irit kuota siang.
Paket Bronet Axis
Paket Bronet Axis

Namun, terkadang kalau saya di kantor (sekolah) bisa manfaatkan wifi sekolah untuk ngeblog juga. Jadi lebig hemat. Hehe. Kalau masalah kecepatan, biasanya saya upload video YouTube yang sekitar 700MB lamanya kira-kira satu setengah jam. Lama ya? Yaa beginilah nasib hidup di kota kecil. Akses internet ketinggalan jauh dari kota-kota besar. Semoga kedepannya tetap berkembang lagi. Soalnya tahun 2010 saja kami masih mimpi ada jaringan 3G. Sekarang semuanya bisa jadi kenyataan kok.

Nah, gimana dengan kalian. Paketan  atau operator apa yang digunain untuk internetan? Silahkan komentar di bawah yaa...

May 02, 2017

Ngetrip ke Air Terjun Dangku + Vlog

Kabupaten Kuantan Singingi, Riau memang tidak pernah kehabisan pesonanya. Setelah beberapa waktu yang lalu saya berhasil Ngetrip ke Air Terjun Patisoni, akhirnya sekarang saya bisa menginjakkkan kaki di Air Terjun ke-5 yang saya datangi (khusus Kuansing) yaitu Air Terjun Dangku. Waah, masih banyak juga yaa air terjun yang belum saya datangi. Semoga masih diberikan kesehatan dan kekuatan oleh sang pencipta sehingga saya sanggup untuk datangi semua Air Terjun yang ada di Kuantan Singingi. Amiiin. Kali ini saya tim saya ngetrip bukan bersama Komunitas Kuansing Teachers Adventure, melainkan teman ngetrip sebelumnya yaitu family and besfriend. Kita yang selalu ada saat dibutuhkan dan membutuhkan. Nah, bagaimana keseruan kami ngetrip ke Air Terjun Dangku. Yuk ikuti terus yaa.
air terjun dangku

Letak Air Terjun Dangku
air terjun dangku
Air Terjun Dangku terletak di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Dari Kota Teluk Kuantan (ibukota Kabupaten Kuantan Singingi) menuju lokasi air terjun dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dengan jarak total 56 Km. Diperkirakan sekitar 20 Km di jalan lintas, 34 Km di jalan desa dan 2 Km jalan masuk menuju lokasi (jalan tanah). Agak sedikit berbeda dengan Air Terjun Patisoni, Air Terjun Dangku ini sudah dikelola, walaupun bukan oleh pemerintah daerah, melainkan warga setempat. Terbukti dengan adanya penunjuk arah (baru dibuat pas waktu kami kesana) dan sudah ada yang menjaga sepeda motor kami alias tukang parkir. Air Terjun Dangku ini terletak di dalam perkebunan sawit sehingga dulunya banyak kabar beredar bahwa sering pengunjung kehilangan sepeda motor, tetapi sekarang keadaan berbeda karena sudah ada tukang parkir. Ya walaupun saat itu kami jaga-jaga dengan menggembok rantai sepeda motor kami.


air terjun dangku


Perjalanan Menuju Air Terjun Dangku
Pada hari itu, Minggu, 9 April 2017 kami (Iva, Taufik, Kak Welia, Kak Ika, Dedi, Telha) berangkat menuju Air Terjun Dangku sekitar pukul 11:30 WIB dari Kota Teluk Kuantan. Kami kira perjalanan cukup singkat, tenyata tidak ada 56 Km yang harus kami lalui. Waktu itu menunjukan pukul 12:20 WIB kami memutuskan untuk sholat zuhur terlebih dahulu pada salah satu Mesjid di Desa Cengar. Masih ada sekitar setengah jam menuju lokasi. Kemudian kami lanjutkan perjalanan, kami tidak singgah membeli makan atau minuman karena untuk trip kali ini semua sudah kami persiapkan dari rumah. Membawa bekal nasi dan minum dari rumah. Hanya saja kami berbelok sedikit sebentar menuju Pasar Lubuk Jambi untuk membeli gembok rantai sepeda motor.
Lama waktu berlalu, saya yang awalnya tidak menyangka lokasinya cukup jauh mulai heran dengan jalanan yang sangat sunyi. Di samping kiri kanan kami hanya ada kebun sawit. Hanya beberapa rumah warga. Hingga tiba akhirnya Taufik (adik saya) yang sudah pernah ke Air Terjun ini menghidupkan lampu menandakan belok ke kanan. Kebetulan para pemuda Desa Pantai sedang memasang petunjuk arah menuju Air Terjun Dangku yang terbuat dari parabola bekas dan di cat berwarna kuning. Disana bertuliskan "Air Terjun Dangku, Desa Pantai 2 Km". Kami lanjutkan 2 Km perjalanan dengan jalan yang sedikit berbeda, jalan tanah dengan bebatuan yang lumayan besar. Hampir sama dengan jalan ke Air Terjun Hulu Lembu, namun bedanya kali ini medan jalannya tidak begitu curam naik dan turunnya.
Akhirnya setelah 2 Km berlalu, kami parkirkan kendaraan kami tepat di bawah pohon sawit. Kemudian dirantai dan digembok. Tapi Alhamdulillah kekhawatiran kami atas isu kehilangan motor mulai menurun karena ada pemuda Desa Pantai yang mau jadi juru parkir. Seharga Rp.5.000/motor. Turun dari sepeda motor kami lanjutkan berjalan kaki ke bawah dengan medan yang tidak begitu sulit. Cukup 2 menit, tak jauh dan akhirnya sampailah kami di Air Terjun Dangku. Sebelum menikmati keindahan dan kesejukan airnya, kami putuskan untuk makan siang terlebih dahulu.
makan di air terjun dangku

Keunikan Air Terjun Dangku 
Diantaranya yaitu aliran air terjunnya yang bisa dihentikan menggunakan batuan besar yang ada di puncak air terjun. Selain itu juga Air Terjun Dangku ini memiliki air yang sangat jernih, mungkin juga karena dasarnya bebatuan. Hingga kita bisa lihat dengan jelas bebatuan dan kayu-kayu yang ada di dasar kolam air terjun tersebut. Selain itu Air Terjun Dangku juga memiliki ciri khas yaitu pohon tumbang besar yang ada di sisi kiri air terjun. Ini menambah keindahannya serta dimanfaatkan oleh pengunjung untuk sampai ke puncak air terjun. Nah, dari situlah Air Terjun Dangku ini bisa dihentikan alirannya. Batuan besar yang ada di puncaknya bisa menahan debit air. Kebetulan juga saat itu debit airnya tidak tinggi. 
Air Terjun Dangku Berhenti Mengalir
Air Terjun Dangku Berhenti Mengalir

Ditambah lagi dengan sinar matahari yang tepat menyinari langsung dari puncak air terjun, sehingga kalau kita berfoto, airnya akan memantulkan cahaya tersebut. Indahnya. Tetapi bagi kalian yang mau kesini, paling tidak pas kalau hari libur, karena ramai pengunjung sementara tempat mandi atau kolamnya tidak begitu luas. 

Oiya, bagi teman-teman yang mau datang berkunjung, kalau kalian punya motor trail bisa dibawa ke bawah. Langsung ke dekat air terjun. Tapi hati-hati yaa. Waktu kami datang berkunjung sebenarnya banyak sampah berserakan, seperti sampah snack dan botol minuman. Tapilagi-lagi sepertinya pemuda Desa Pantai cepat tanggap, mereka lihai membersihkan lokasi air terjun dari sampah-sampah tersebut. Itulah yang kami lihat saat kami datang ke Air Terjun Dangku.

Semoga mereka-mereka yang demikian disadarkan diri dan pikirannya. Apa susahnya bawa kembali sampahnya. HHmmm. Tunggu apalagi mari jelajah alam Kuantan Singingi, Provinsi Riau masih ada lebih dari 20 air terjun yang belum saya datangi. Mau ngetrip bareng? Ayo hubungi saja. Kapan ke Riau? #AyokeRiau

Video Ngetrip ke Air Terjun Dangku
Berikut ini videonya, maaf putar otomatis nih. Hehe

Coworking Space untuk Bloger

Lagi-lagi Liga Blogger Indonesia membawa saya menuju wawasan yang lebih luas. Setelah sebelumnya LBI2017 membuat saya menjadi tahu tentang start-up, financial tech dan sekarang coworking space. Jujur saja, saya benar-benar baru pertama kali membaca kata "coworking space" itu dari tema Liga Blogger Indonesia pekan ke tujuh belas ini. Tentu saja hal ini membuat saya harus membaca dan mencari referensi lebih banyak lagi. 

Apa itu Coworking Space?
Nah, setelah saya baca-baca dari berbagai macam artikel. Bisa disimpulkan bahwa Coworking Space itu adalah semacam tempat untuk bekerja atau kantor yang bisa digunakan secara perorangan maupun perkelompok baik itu untuk bekerja, meeting, ataupun seminar. Perorangan bisa saja seorang bloger, enterpreuner, atau freelancer dan suatu kelompok disini maksudnya bisa saja komunitas atau startup. Start-up atau perusahaan kecil yang baru berkembang tentu saja memiliki budget minim untuk menyewa suatu kantor atau gedung untuk bekerja. Sehingga bermunculanlah jasa penyedia Coworking Space. Coworking Space tersebut nantinya bisa disewa per jam, hari, minggu, bulan maupun tahun. 

Kenapa Tidak di Cafe saja?
Oke, mungkin ada yang berpikiran demikian. Nah, tentu saja konsepnya beda. Kalau coworking space kita memang menyewa tempatnya saja, beda jika memilih cafe untuk tempat kerja. Tentu saja yang lebih dijual adalah makanan dan minumannya, sehingga biayanya lebih besar dan kemungkinan untuk fokus bekerja juga sangat kecil karena tidaksemua pengunjung datang untuk bekerja. Sementara coworking space memang khusus disewakan untuk bekerja.

coworking space
Sumber: startupexpats.com

Perkembangan Coworking Space di Indonesia
Di Indonesia sepertinya sudah mulai berkembang seperti halnya start-up. Coworking Space juga mulai menanjak. Berbanding lurus, karena memang banyak start-up yang memanfaatkannya. Namun, lagi-lagi ini tidak terjadi di kota kecil tempat saya tinggal. Hal ini juga yang mungkin membuat saya awalnya tidak tahu dengan adanya Coworking Space. Thanks LBI2017 yang sudah membuat saya banyak tahu perkembangan baru di Indonesia.

Coworking Space untuk Bloger
Perlukah seorang bloger menyewa Coworking Space untuk bekerja. Menurut sebagian bloger mungkin hal tersebut dibutuhkan. Apalagi jika bekerja di Coworking Space dapat menambah teman dan bisa menjadikan motivasi karena suntuk kerja sendirian di rumah. Jika hal tersebut terjadi pada seorang bloger, menyewa Coworking Space mungkin bisa menjadi solusinya. Tetapi untuk bloger yang nyaman dengan lokasi yang sepi dan tenang untuk bekerja, mungkin menyewa Coworking Space bukan pilihannya. Bloger bisa saja membuat Coworking Space sendiri di rumah. Membuat tatanan ruang kerja mini sehingga nyaman untuk bekerja. Namun, bagi saya pribadi sebagai seorang bloger. Ruang kerja atau tempat kerja masih belum saya butuhkan. Karena untuk sejauh ini, sebagai bloger, saya lebih suka membaca dan menulis dimana saja yang saya suka. Tidak ada ruangan khusus apalagi menyewa Coworking Space, terutama karena di kota saya tinggal, tidak ada jasa penyewaan Coworking Space.


April 18, 2017

Perkembangan FinTech di Indonesia

Perkembangan FinTech di Indonesia
FinTech merupakan singkatan dari Financial Technology. Tentulah ini kaitannya erat dengan masalah keuangan. FinTech ini merupakan industri baru di bidang keuangan untuk memudahkan kita bertransaksi. Tidak hanya masalah pembayaran, bisa juga investasi, peminjaman, transfer dan lain sebagainya. Di Indonesia perkembangan FinTech sudah mulai terlihat perkembangannya, walau di pedesaan seperti desa saya tidak banyak yang tahu bagiamana dan apa itu FinTech. Sebelumnya saya pernah bahas tentang startup kan? Nah, tidak jauh beda FinTech Indonesia juga didominasi oleh perusahaan startup. Baiklah, kali ini akan saya tuliskan perkembangan FinTech khususnya di masyarakat desa yang jauh dari kota besar.

Menurut pandangan saya pribadi, perkembangan FinTech di Indonesia belum berkembang pesat. Saya bisa katakan demikian karena disekitar saya saja yang berani menggunakan jasa online shop saja sangat minim. Bahkan disini, tidak ada ojek atau taxi online, apalagi jasa antar jemput barang dengan memanfaatkan GPS. Apalagi menggunakan FinTech dalam keuangannya. Kalau kita lihat dari sudut pandang masyarakat kota-kota besar, menggunakan jasa startup dalam kehidupan sehari-hari adalah suatu hal yang biasa. Tetapi hal ini tidak terjadi di pedesaan. Itulah alasan mengapa saya katakan perkembangan FinTech di masyarakat desa tidak terlalu cepat, walaupun sudah ada mungkin hanya satu atau dua orang saja yang mengetahui. Sekedar tahu, lalu tidak memanfaatkannya atau memanfaatkannya pada saat di kota saja karena memang tidak ada tempat berbelanja atau transaksi yang menggunakan FinTech.

Tentu ada alasan mengapa masyarakat awam masih jarang menggunakan FinTech di era modernisasi ini, penyebabnya diantaranya yaitu:
  • Sulit akses internet
  • Takut dengan penipuan
  • Terbiasa dengan cara lama
  • Kurang informasi
Nah, memang untuk kali ini saya membahas dari sudut pandang berbeda. Perkembangan FinTech di Indonesia tentu saja tidak bisa kita simpulkan hanya dari perkembangan di kota-kota besar saja. Apabila sudah merambah ke masyarakat yang jauh dari kota besar, baru bisa dikatakan berkembang pesat. 

Memang apabila perkembangan FinTech sudah sampai diseluruh penjuru Indonesia, masalah keuangan akan terasa lebih mudah dan praktis. Kita tidak perlu lagi membawa uang cash kemana-mana. Sebab di smartphone kita sendiri pun bisa melakukan pembayaran. Lagi pula FinTech ini nampaknya hanya banyak digrandungi perusahaan atau masrakat-masyarakat yang bertaraf penghasilan diatas rata-rata. Walaupun di Indonesia banyak sekali pengguna internet, namun tidak semuanya yang dapat menjangkau teknologi terbaru dengan sangat mudah.

Oleh karena itu, saya rasa perkembangan FinTech hanya terasa di kota-kota besar saja. Di kota kecil seperti kota saya tinggal, perkembangannya belum terasa. 

April 11, 2017

Warung Geprek: Bukan Sekedar Tempat Nongkrong

Memasuki Liga Blogger Indonesia pekan ke empat belas. Akhirnya peserta diberikan tema mereview tempat makan. Dengan kuliner maksimal harga Rp.10.000. Jujur saja, susah cari tempat makan di Kabupaten Kuantan Singingi yang harganya kisaran dibawah itu. Hal ini dikarenakan di kampung halaman saya ini, semua serba mahal. Tentu saja karena bahan mentahnya yang mahal. Mengakibatkan semuanya jadi mahal. Oke, skip. Kita tidak akan bahas masalah harga mahal, kali ini kita akan bahas kuliner. Sudah lama juga ya saya gak nulis tentang kuliner. Oke langsung aja ya.

Alamat Warung Geprek
Di Kuantan Singingi, jarang sekali orang menghapal nama jalan. Orang-orang cuma hafal nama dusun, desa dan daerahnya saja. Tentu saja karena kota kami ini tidak terlalu besar. Jadi sini biar saya jelaskan. Nah, jadi Warung Geprek ini terletak di jalur dua dekat Klinik Kuantan Medika. Kalau dari simpang SMK N 1 Tekun belok ke kanan dan lihat sebelah kiri sebelum klinik, kalau dari simpang SMPN 2 Tekun belok kiri lurus saja arah pasar tradisonal yang belum jadi, nah Warung Geprek sebelah kanan setelah klinik. Itu dia alamat Warung Geprek.

Bukan Sekedar Tempat Nongkrong
Bagi saya, nongkrong di cafe bukanlah sebuah hobby. Terutama karena kebanyakan cafe disini cuma menang ditempat dan kalah dirasa. Sementara yang saya butuhkan adalah makan bukan nongkrong. Hahaha. Tapi beda untuknWarung Geprek ini, bukan sekedar cafe tempat nongkrong karena sekali saya coba masakannya rasanya luar biasa. Selain tempatnya yang unik dan ala cafe banget, rasa masakannya juga memanjakan lidah. Warung Geprek ini memiliki nuansa romantis dan unik. Romantis dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang berlebihan dan unik karena dekorasi yang beda dari lainnya. Tempat duduknya juga dari drum bekas. Keren.
warung geprek

warung geprek

warung geprek

warung geprek

warung geprek


Menu Warung Geprek
Di Warung Geprek tersedia berbagai macam pilihan menu diantaranya:

  • Minuman yang disebutnya "cairan pelepas dahaga" :10K - 15K
  • Ice Cream:10K atau 15K
  • Makanan: 10K - 18K
  • Juice: 8K-13K
  • Snack: 5K - 15K
  • Es Parut: 10K-15K
Nah itu dia menu-menu yang ada di Warung Geprek. Lumayan banyak juga kan. Itu baru pembagian menunya saja. Dari menu-menu tersebut ada berbagai macam jenis yang tersedia. Oke, kali ini saya akan review makanan dan minuman yang tersedia untuk harga 10K saja.

warung geprek

warung geprek

Lemon Tea
Lemon Tea ini seharga 10K. Sekali sruput rasanya juga segar banget. Ditambah lagi dengan aroma lemonnya yang kental. Tidak terlalu manis dan tidak terlalu asam. Pas untuk kamu yang suka segar-segar.
warung geprek


Ice Cream Pot
Harganya juga masih 10K. Memang tampilannya tidak terlalu mengesankan, karena ekspektasi saya ada bunga-bunga atau kayang cacingnya gitu. Kan dulu sempat ngetrend tu ice cream yang kayak gitu. Nah tetapi tampilannya cukup simple. Ice Cream diletakkan pada pot kecil, dengan topping meses. Tapi rasanya enak, ditambah lagi banyak choco chip didalamnya. Yummy.
warung geprek


Rainbow Ice 
Nah, kalau ini isinya kayak ada cendol warna-warni, sayang sekali ini pesanan kakak saya, jadi waktu minumannya datang dianya langsung ngaduk. Jadilah warnanya ngemix semua, gak rainbow lagi. Haha. Overall rasanya juga enak, kental. Kita bisa dapatin ini dengan harga 10K saja.
warung geprek


Stick Kentang
Stick Kentang yang disediakan terbuat dari kentang lokal. Rasanya gurih dengan saos sambal asli yang rasanya segar. Kentangnya juga tidak terlalu asin atau hambar. Rasanya pas. Harganya 10K.
warung geprek

Nah, itu dia beberapa bagian dari menu yang harganya 10K. Selain dari itu ada beberapa juga yang harganya diatas 10K dan rata-rata semuanya enak. Menu favorit saya kalau kesini biasanya Nasi Goreng Selimut/Bunga, Mie Goreng Terbang (mienya benar-benar terbang, datang langsung kalau mau tau), burger dan stick kentang. So, buat kamu yang tinggal di Kuansing, silahkan dicoba kuliner Kuansing yang satu ini. Semoga selera kita sama. Menurut saya secara keseluruhan Warung Geprek gak cuma modal tempat bagus, tapi menang rasa juga.

April 03, 2017

Ngetrip ke Air Terjun Patisoni

Total baru 4 (empat) air terjun yang saya jelajahi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), kampung halaman. Sementara di Kuansing ada lebih dari 20 Air Terjun. Woow masih banyak banget yang belum saya datangi yaa. Kalian bisa baca cerita travelling saya ke 4 air terjun tersebut dengan klik label Pesona Kuantan Singingi. Selain pesona air terjun, bisa juga temukan keindahan Kuansing lainnya di label tersebut. Mulai dari budaya, tradisi hingga lokasi menarik untuk dikunjungi. Oke, kali ini saya akan ceritakan perjalanan saya bersama guru-guru muda bersahaja menuju sebuah Air Terjun yang bernama Air Terjun Patisoni. Bagaimana keseruannya, yuk baca artikel Ngetrip ke Air Terjun Patisoni ini. Kalau lagi malas baca, bisa klik aja langsung video YouTube yang saya sematkan di akhir postingan ini. Tapi jangan lupa like, comment dan subscribe yaa.

Letak Air Terjun Patisoni
Air Terjun Patisoni terletak di Desa Cengar, Kec. Kuantan Mudik, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Dari ibukota kabupaten yaitu Kota Teluk Kuantan jaraknya sekitar 1 jam perjalanan menggunakan sepeda motor. Melewati jalan lintas Kuansing - Sumatera Barat, jalan desa dan jalan tanah kuning dengan bebatuan kecil. Air Terjun Patisoni terletak di perkebunan sawit warga. Air Terjun Patisoni sebenarnya sudah lama ditemukan, hanya saja baru kali ini saya bisa kesana. Tetapi karena kurangnya perhatian pemerintah, lagi-lagi Air Terjun Patisoni juga bukan merupakan Air Terjun yang dikelola dengan baik. Terbukti dengan tidak adanya tempat parkir, tukang karcis ataupun tukang siomay. Hehe. Pemandangannya benar-benar alami. Aksesnya pun sebenarnya tidak tergolong sulit karena sudah dibuatkan tempat berpegangan oleh masyarakat setempat. Hanya tinggal kesadaran pengunjung untuk menjaganya.
Air Terjun Patisoni Tampak Dekat
Air Terjun Patisoni Tampak Dekat

Air Terjun Patisoni Tampak Jauh
Air Terjun Patisoni Tampak Jauh

Perjalanan Menuju Air Terjun Patisoni
Pagi itu, Selasa, 28 Maret 2017 pukul 11.00 WIB saya bersama teman guru seperjuangan berangkat menuju lokasi Air Terjun. Perjalanan habis 2 jam karena kami singgah untuk jemputin teman yang lain, beli nasi, dan sholat zuhur. Alhasil kami sampai di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
Tim Ibu-Ibu
Tim Ibu-Ibu
Tim Bapak-Bapak
Tim Bapak-Bapak (kurang 1 orang nih)
Tips: Bawa makanan dari luar, karena di Air Terjun Patisoni gak ada yang jualan
Jalan menuju Air Terjun Patisoni juga melewati jalan tanah kuning dan bebatuan kecil. Namun, jalannya tidak terlalu terjal seperti jalan menuju Air Terjun Hululombu di Muara Lembu. Kami parkir di perkebunan sawit milik warga.
Tips: Bawa kunci ganda (gembok), karena gak ada tukang parkir
Kemudian berjalan sekitar 5 menit menuju puncak air terjun. Melewati jalan yang tidak terlalu menantang, karena memang sudah dibuatkan jalan oleh masyarakat setempat walaupun pegangan dan tempat berpijaknya masih dari batang-batang pepohonan yang disusun demikian rupa. Sayang sekali waktu kami datang, Air Terjun Patisoni dalam keadaan sedang keruh, karena sudah dua malam beturut-turut hujan lebat.
Air Terjun Patisoni Saat Jernih
Air Terjun Patisoni Saat Jernih

Dari Puncak Air Terjun Patisoni
Dari Puncak Air Terjun Patisoni

Setelah sekitar 10 menit kami melihat pemandangan dari puncak Air Terjun Patisoni, kami memutuskan untuk ke bawah agar bisa berenang dan makan dulu. Bagi kami (terutama wanita) gak mungkin terjun, karena itu tinggi banget. Katanya sih ada 14 meter. Setelah kami selesai makan, kami lanjut bermain air di sekitar Air Terjun. Untuk menuju tepat di bawah Air Terjun kami harus melewati tebing bebatuan disisi kanan lokasi air terjun. Bebatuannya lumayan licin.
Perjalanan ke Bawah
Perjalanan ke Bawah
Tips: Ajak teman yang pandai berenang, kalau kita tidak pandai berenang
Berhubung kemampuan renang saya masih minim, akhirnya saya beranikan diri melewati tebing bebatuan. Teman  lain yang tidak pandai berenang pun ikutan, dibantu beberapa teman yang pandai berenang juga sih. Akhirnya saya sampai di bawah air terjun, tetap aja gak berani nyebur. Udara di bawah air terjun sangat dingin sehingga kami tak lama berada di bawahnya. Tapi untuk kalian yang mau ke Air Terun Patisoni, rugi banget kalau kalian gak sampai ke bebatuan yang ada di samping Air Terjun. Sensasi di bawah air terjun, percikan air, dan angin yang ditimbulkan membuat pikiran lebih fresh. Oiya, ke Air Terjun manapun kalian, kalau gak nyebur, pasti rasanya ada yang kurang. Kalaupun gak pandai berenang, nikmati saja airnya. Segar sekali air dari tanah Indonesia ini. Sungguh, semakin membuat cinta kepada Indonesia. 
Jangan munafik. Dari kecil kita hirup udara dan minum air dari bumi Indonesia. Tak mungkin kita tak mencintainya.
Lewat Pinggir
Lewat Pinggir

Hampir Sampai Nih
Hampir Sampai Nih

Tepat Di Bawah Air Terjun Patisoni
Tepat Di Bawah Air Terjun Patisoni

Segerombolan Manusia yang Gak Jago Berenang
Segerombolan Manusia yang Gak Jago Berenang
So, gak perlu jauh-jauh untuk liburan ya. Indonesia luas, bahkan lokasi-lokasi bagus ada di Indonesia. Banggalah kita lahir di tanah air Indonesia.

Setelah itu kami lanjutkan untuk pulang dan di tempat saya berdiri meletakkan tas, kaki saya kena duri.
Tips: Hati-hati di Air Terjun Patisoni, banyak duri sawit
Beberapa hal yang unik dari Air Terjun Patisoni yaitu: air terjun masih alami, ketinggiannya menimbulkan angin yang cukup kencang, dasarnya tidak begitu dalam, banyak cahaya yang masuk karena lokasi cukup besar, tidak segelap di Air Terjun Hulu Lombu ataupun Air Terun Tangogan yang diapit tebing-tebing tinggi.

Perjalanan pulang, naik ke tempat parkiran terasa lebih berat. Medannya mendaki, jadi cukup membuat lelah. Tapi itulah gunanya pergi bersama-sama. 
Di alam, apapun bisa terjadi. Itulah gunanya kerjasama tim dalam travelling.

Oke, itu dia sedikit cerita perjalanan kami menuju Air Terjun Patisoni, semoga bisa jadi referensi untuk kalian yang mau wisata Air Terjun di Kuansing. Tapi menurut saya, karena kami datang kesana waktu airnya lagi keruh, saat ini Air Terjun Tangogan masih jadi idola bagi saya. Berikut ini video kami Ngetrip ke Air Terjun Patisoni. Maafkan kemampuan editing yang biasa aja, kamera juga agak goyang karena cuma pakai action cam. Kalau penasaran silahkan klik, videonya agak panjang sih. Ada 10 menitan, oke langsung aja. Jangan lupa like, comment dan subscribe.

Prediksi Trend Bloger Indonesia 2017

Kalau sudah masalah prediksi-prediksian, saya paling belakang deh. Soalnya jarang banget prediksi saya yang benar. Tapi berhubung tema Liga Blogger Indonesia 2017 pekan ini mewajibkan saya untuk memprediksi trend bloger 2017, saya akan coba tuliskan apa yang ada dipikiran saya. Memang kalau kategori blog ada banyak, mulai dari Personal Bloger, Travel Bloger, Fashion Bloger, Kuliner Bloger, Comedy Bloger, Gadget Bloger, Video Bloger, Foto Bloger, Galau Bloger #eehhh dan lain sebagainya.

prediksi tren bloger 2017


Kalau menurut prediksi MungkinBlog.com ada 4 kategori blog yang akan ngetrend tahun ini. Berikut ini saya akan urutkan dari yang paling ngetrend:

  • Travel Bloger
Travel bloger akan menduduki tempat pertama, karena memang akhir-akhir ini masyarakat Indonesia banyak yang  butuh liburan. Entah kenapa kalian ngerasa gak sih, suasana di sekitar kalian itu sedang hancur-hancurnya banget. Kalau saya sih terutama masalah ekonomi, hati, dan pekeraan. Atau mungkin hanya saya saja yang merasakan demikian? Hehe. Nah, jadi menurut saya memang tahun ini akan banyak travel bloger bertebaran dimana-mana. Travel Bloger akan semakin berjaya karena tahun ini banyak yang akan mencari artikel tentang tempat-tempat bagus dan juga akan banyak yang kemudian setelah melakukan perjalanan, lalu menuliskan di blognya.
  • Fashion Bloger
Saat ini untuk berbelanja pakaian atau untuk fashionable sangatlah mudah. Kita tidak lagi harus pergi ke toko untuk membelinya, melainkn kita hanya perlu pesan dari aplikasi online dan kemudian mereviewnya. Apalagi sekarang banyak aplikasi pendukung untuk fashion bloger bisa berkembang dengan baik, salah satunya Instagram. Dengan Instagram banyak fashion bloger yang mulai terkenal dan banyak diikuti oleh pengikutnya. Apalagi tentunya setelah kita travelling, pasti fashionnya juga harus diperhatikan.
  • Gadget Bloger
Kalau masalah gadget, gak ada matinya. Tiap hari, bulan dan tahun ada saja gadget terbaru yang diincar oleh orang-orang. Tak heran banyak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk menjadi gadget bloger dan mendapatkan keuntungan lebih dari blognya. Karena memang blog yang membahas gadget saya rasa paling banyak dicari orang.
  • Personal Bloger
Diurutan terakhir ada trend personal bloger. Ya bloger seperti saya sekarang ini. Menceritakan apapun yang ingin diceritakan. Menulis apapun yang ingin ditulis. Dalam blognya terdapat cerita perjalanan, curhat, artikel politik dan masih banyak lagi. Kategori blog inilah yang gak ada matinya. Blog gado-gado campur aduk. Tapi kenyataannya memang banyak yang punya blog demikian.


Nah, itu dia blog yang akan ngetrend tahun ini. Kalau untuk comedy blogger sudah jarang diminati, apalagi banyak yang jokesnya receh banget. Jadi banyak yang malas baca, kalau udah sedikit pengunjung biasanya nyerah deh ngisi blognya. Kalau untuk video bloger, zaman dulu emang ngetrend sebelum YouTube menyerang. Tapi kalau sekarang orang lebih nyaman punya channel sendiri sih, bukan upload di blog. Begitu juga dengan foto bloger, orang lebih memiih upload di Instagram dibandingkan pada blog saja. 
Demikian pembahasan tentang prediksi trend bloger tahun 2017. Semoga prediksi saya benar. Hehe like dan komen menurut kalian bloger seperti apa yang akan ngetren tahun ini.

March 28, 2017

[Kata Cinta] Aku - Kamu

[Kata Cinta] Aku - Kamu
Masih tentang aku yang pesakitan mengharap kau ada. Tentang aku yang menyediakan ruang namun tak kau masuki. Tentang aku yang membuka hati namun tak kau kunci. Tentang aku yang mencintai namun tak kau cintai. 
Dan kamu masih tentang kamu yang memilih pergi sebelum sempat ku miliki. Menantikanmu hanya menghabiskan waktuku. Merinduimu hanya menyesakkan aku. Memandangmu hanya akan membuat aku, jatuh lagi dihatimu.

Sementara kamu, tak sedikit pun mau menyimpulkan tentang kita. Dipenghujung hari ini, rindu menganak sungai lagi. Sebab asa yang ku punyai, hanya bisa ku genggam dan ku bawa dalam mimpi. Kelak akan ku nyata-kan mimpi ini. Dengan atau tidak denganmu.

Reputasi Bloger Dimata Search Engine dan Readers

Bagi saya seorang blogger, menjaga reputasi tentulah sangat penting. Karena apabila reputasi tidak terbangun dengan baik, tentu blog akan hanya dipenuhi komentar-komentar negatif. Dalam artian disini, bukan kritikan yang membangun, malah akan menjadi cacian atau cemoohan. Oleh karena itu, membangun reputasi online bagi seorang bloger sangatlah penting. Membangun citra positif tersebut tidaklah mudah. Banyak cara yang bisa kita lakukan sebagai bloger untuk membangun citra positif tersebut yaitu menulis dengan kalimat yang baik, bersosial dengan komunitas/teman sesama bloger, bangun konten positif dan masih banyak yang lainnya. Kita tidak perlu jaim (jaga image) terlalu berlebihan, kita bisa menjaga citra tersebut dengan tetap menjadi diri sendiri dengan cara mengontrol diri dari hal-hal yang berbau negatif. 

Reputasi online bagi seorang bloger tidak hanya dari mata pembaca saja, bloger juga harus punya reputasi yang baik dimata google. Tidak mau munafik, tentu apabila seorang bloger menulis di blog publik, itu artinya bloger tersebut ingin tulisannya banyak dibaca orang lain. Salah satu caranya tentulah dengan menjadi baik dimata google. Maksud saya disini, tidak hanya reputasi penulisnya saja, reputasi blog juga harus dipertimbangkan. Jadi, reputasi online seorang bloger tersebut tidak hanya dari pribadi sendiri melainkan juga peringkat blog di mesin pencari. Dengan demikian, akan meningkatkan reputasi positif di dunia maya.

Reputasi Blog Dimata Mesin Pencari (Google)
Menjadikan artikel di blognya menjadi halaman 1 di pencarian google merupakan impian para bloger. Untuk itu saya pun tidak main-main, karena saya tidak hanya mencari reputasi baik untuk diri sendiri, melainkan juga untuk blog ini. Akhir-akhir ini MungkinBlog.com reputasinya sangat buruk, pengujung dari search engine menurun drastis. Takutnya peringkat blog saya di Alexa pun ikut menurun. Untuk saat ini, MungkinBlog.com berada diperingkat berikut ini:

alexa rank mungkinblog
Alexa Rank MungkinBlog.com akses tanggal 28 Maret 2017
Saya rasa itu sudah sangat lumayan untuk personal blog seperti saya ini. Oo iya kalau boleh curhat sedikit, kemarin  blog ini sempat down banget pengunjungnya. Turun drastis dibandingkan tahun 2016, padahal lebih banyak update ditahun ini dibandingkan tahun lalu. Biasanya blog saya ini bisa mencapai ribuan pengunjung per hari. Tetapi akhir-akhir ini malah kurang dari 500 pengunjung per hari, bahkan sempat hanya 200an saja. Usut punya usut ternyata bermasalah dengan templatenya, mulai dari template yang tidak responsif sehingga pengunjung sulit untuk membuka blog saya dari berbagai perangkat mobile, struktur datanya banyak yang error setelah saya cek DISINI dan persentase SEO Friendly nya juga kurang dari 40% setelah saya cek DISINI. Akhirnya dengan sangat terpaksa, saya harus mengganti template yang responsif dan SEO Friendly. Lalu apa yang terjadi?Walllaaaa, akhirnya pengunjung dari search engine kembali berdatangan. Lihat gambar dibawah, itu grafik pengunjung yang mulai naik kemarin udahmencapai 700 pengunjung lagi. Mudah-mudahan sampai ribuan seperti sebelumnya. Amiiinn.

statistik Mungkin Blog
Statistik MungkinBlog.com hingga 28 Maret 2017
Nah, itu cara saya untuk membangun reputasi blog saya dimata mesin pencarian. Semoga menginspirasi. Lanjut yaa..

Reputasi Blog Dimata Pembaca
Setelah tulisan kita banyak ditemukan dan kemudian dibaca orang, baru kita akan bisa lihat komentar orang lain terhadap tulisan kita. Apakah akan mendapatkan respon positif atau tidak? Jika tidak, maka siap-siap reputasi negatif akan kita dapatkan. Imbasnya tidak hanya pada blog saja. Jika kita melakukan kesalahan di dunia maya, cacian tidak hanya datang di satu tempat saja. Maksudnya, jika kita membuat kesalahan dalam menulis blog, orang tidak akan menghujat di blog saja. Orang-orang akan dengan sigap mencari akun media sosial kita bahkan hanya untuk sekedar mencaci kesalahan kita. Seperti itulah yang saya lihat saat ini. Begitulah kejamnya dunia maya. Nah, jika reputasi yang kita bentuk baik, tanggapannya juga akan baik. Tidak hanya blog yang akan difollow orang, media sosialnya juga akan dicari bahkan kontaknya akan dicari untuk sekedar menyapa. Bahkan jika reputasinya benar-benar bagus, tidak tertutup kemungkinan akan banyak yang namanya fans. Btw kalian punya fans gak? Hihihi. Kalau saya sih enggak, saya merasa cukup hanya dengan menjadi bloger biasa dan reputasi yang biasa semoga suatu saat luar biasa (dalam hal positif). Amiiinn..

Jangan lupa like, komen, dan follow blog saya yaa.. Sekian, wassalam.